HOLOPIS.COM, JAKARTA – Militer Kuwait mengungkap sistem pertahanan udaranya merespons serangan rudal dan drone yang menyasar wilayah negara tersebut pada Rabu (3/6). Melalui pernyataan resmi yang diunggah di platform X, Staf Umum Angkatan Bersenjata Kuwait menyebut unit pertahanan udara mereka saat ini tengah menghalau target-target musuh.
Pihak militer juga menjelaskan bahwa suara ledakan yang terdengar di berbagai wilayah Kuwait berasal dari proses intersepsi sistem pertahanan udara terhadap ancaman yang datang.
“Unit pertahanan udara sedang menghalau target-target musuh,” demikian pernyataan militer Kuwait, dikutip Holopis.com, Rabu (3/6).
Pemerintah Kuwait turut meminta masyarakat tetap tenang dan mengikuti arahan keselamatan dari otoritas terkait. Militer juga mengimbau warga hanya mengandalkan informasi dari sumber resmi di tengah situasi yang berkembang.
Hingga kini belum ada penjelasan lebih lanjut mengenai asal serangan, jumlah rudal dan drone yang digunakan, maupun kemungkinan adanya korban jiwa atau kerusakan.
Insiden terbaru ini terjadi hanya dua hari setelah Kuwait melaporkan keberhasilan mencegat serangan rudal dan drone lainnya pada Senin (1/6).
Ketegangan di kawasan Timur Tengah sendiri terus meningkat dalam beberapa waktu terakhir seiring memanasnya konflik regional yang melibatkan sejumlah negara di kawasan tersebut.


