Kevin Warsh Resmi Pimpin The Fed Gantikan Jerome Powell

0 Shares

HOLOPIS.COM, WASHINGTON – Kevin Warsh resmi menjabat sebagai ketua ke-17 bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve atau The Fed, menggantikan Jerome Powell setelah dikonfirmasi Senat AS pada Rabu (13/5/2026).

Warsh terpilih melalui voting ketat dengan perolehan suara 54 banding 45. Pemungutan suara tersebut disebut sebagai salah satu proses paling partisan dalam sejarah pencalonan ketua The Fed.

Pergantian kepemimpinan ini langsung menjadi sorotan karena Warsh dinilai lebih sejalan dengan Presiden AS Donald Trump, terutama terkait dorongan penurunan suku bunga acuan.

Selama ini, Trump diketahui kerap menekan The Fed agar memangkas suku bunga demi menopang pertumbuhan ekonomi. Bahkan, awal tahun ini Trump sempat melontarkan candaan akan menggugat The Fed jika suku bunga tidak segera diturunkan.

Namun, situasi ekonomi AS saat ini justru membuat ruang pemangkasan suku bunga semakin sempit. Warsh mengambil alih kepemimpinan The Fed di tengah lonjakan inflasi akibat perang AS-Israel dengan Iran yang memicu kenaikan harga energi dan tekanan ekonomi global.

Inflasi AS pada April tercatat mencapai level tertinggi dalam tiga tahun terakhir dan kini melampaui pertumbuhan upah masyarakat.

- Advertisement -

Kondisi tersebut membuat pelaku pasar memperkirakan The Fed kemungkinan akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama, bahkan berpotensi kembali menaikkan suku bunga apabila inflasi terus memburuk.

Selain tantangan inflasi, Warsh juga diprediksi akan membawa perubahan besar di internal The Fed. Ia sebelumnya mengusulkan pengurangan neraca The Fed senilai US$6,7 triliun, pengurangan jumlah rapat kebijakan dari delapan menjadi empat kali per tahun, hingga pemangkasan jumlah pegawai kantor pusat di Washington.

Warsh juga disebut ingin mengurangi frekuensi konferensi pers dan sinyal arah kebijakan suku bunga yang selama ini menjadi perhatian utama pasar keuangan global.

Di balik terpilihnya Warsh, proses politik di Washington sempat memanas. Senator Partai Republik dari North Carolina, Thom Tillis, sempat menahan proses pencalonan dengan meminta Departemen Kehakiman menghentikan penyelidikan terhadap Powell.

Penyelidikan itu berkaitan dengan kesaksian Powell di Kongres mengenai pembengkakan biaya renovasi gedung The Fed. Kasus tersebut memicu kekhawatiran adanya upaya pemerintahan Trump untuk melemahkan independensi bank sentral AS.

Powell sendiri menolak keras penyelidikan tersebut dan menyebutnya sebagai bentuk politisasi.

Penyelidikan akhirnya dihentikan, meski jaksa Jeanine Pirro membuka peluang untuk kembali melanjutkan kasus apabila ditemukan bukti baru.

Rapat perdana Warsh sebagai ketua The Fed dijadwalkan berlangsung pada 16-17 Juni mendatang. Sementara itu, Powell memutuskan tetap bertahan sebagai gubernur The Fed hingga memastikan polemik penyelidikan benar-benar selesai.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Khoirudin Ainun Najib
Khoirudin Ainun Najib
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU