HOLOPIS.COM, JAKARTA – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan pentingnya menghidupkan kembali budaya kepedulian sosial dan semangat gotong royong di tengah masyarakat.
Pesan itu disampaikan melalui Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, usai rapat terbatas di kediaman Presiden, Jalan Kertanegara IV, Jakarta, Minggu (9/11/2025).
Menurut Prasetyo, Presiden Prabowo menilai bahwa peran Karang Taruna, Pramuka, serta komunitas pendidikan perlu kembali diaktifkan agar masyarakat, terutama generasi muda, memiliki rasa tanggung jawab sosial yang tinggi.
“Kita perlu menumbuhkan kembali kepedulian sosial, menghidupkan kembali kehidupan bermasyarakat kita. Karang Taruna harus aktif kembali, Pramuka harus aktif kembali,” kata Prasetyo menyampaikan arahan Presiden.
Waspadai Dampak Game Online dan Kekerasan Digital
Selain soal kepedulian sosial, Prabowo juga menyoroti pengaruh negatif game online, terutama permainan dengan unsur kekerasan dan penggunaan senjata yang mudah diakses anak-anak.
Presiden meminta kementerian terkait untuk mengkajinya secara serius agar tidak berdampak buruk pada perilaku generasi muda.
“Bapak Presiden menilai perlu ada pembatasan. Banyak game yang menampilkan kekerasan dan penggunaan senjata. Jika tidak diatur, anak-anak bisa menganggap hal itu sesuatu yang wajar,” jelas Prasetyo.
Ia menambahkan, guru dan tenaga pendidik juga diminta lebih waspada terhadap perilaku siswa di lingkungan sekolah untuk mencegah munculnya tindakan kekerasan dan perilaku berisiko.
Fokus pada Pencegahan Bullying di Sekolah
Masalah bullying turut menjadi perhatian khusus Presiden Prabowo. Ia menilai, tindakan perundungan yang marak terjadi di sekolah harus ditangani melalui pendekatan edukatif dan preventif sejak dini.



