UNICEF : Lebih dari 60.000 Anak Tewas atau Cacat dalam Konflik Israel-Palestina

0 Shares

JAKARTA – Dana Anak-Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) pada Selasa (7/10) mengatakan dalam dua tahun sejak pecahnya konflik Israel-Palestina, sekitar 61.000 anak dilaporkan tewas atau cacat.

Berbicara dalam sebuah konferensi pers di Jenewa, Swiss, Juru Bicara UNICEF Ricardo Pires mengatakan bahwa, rata-rata, satu orang anak tewas atau terluka setiap 17 menit, dan menggambarkan angka tersebut sebagai sesuatu yang benar-benar mencengangkan.

“Anak-anak menderita dalam tubuh dan pikiran mereka untuk waktu yang terlalu lama,” kata Ricardo, dikutip Holopis.com, Rabu (8/10).

Ia kemudian menyebutkan anak-anak itu mengalami trauma dan dihadapkan pada kengerian yang seharusnya tidak dilihat atau pun dijalani oleh anak kecil.

Ia mengungkapkan di Gaza, satu dari setiap lima anak lahir prematur, tetapi wilayah itu tidak memiliki infrastruktur yang diperlukan untuk memastikan kelangsungan hidup mereka, dengan laporan anak-anak tersebut dipaksa untuk berbagi masker oksigen agar tetap hidup.

UNICEF juga menyampaikan timnya di Gaza masih menunggu lampu hijau untuk mengambil inkubator dan ventilator bagi bayi-bayi prematur yang dievakuasi dari bagian utara Jalur Gaza.

“Kami berhasil memindahkan bayi-bayi tersebut ke fasilitas lain ketika rumah sakit tempat mereka dirawat harus dievakuasi, tetapi kami belum berhasil memindahkan inkubator, sejauh ini ditolak,” ujar Pires.

Sebagai informasi, serangan Israel sejauh ini telah menewaskan 67.160 warga Palestina dan melukai lebih dari 169.000 lainnya sejak meletus pada 7 Oktober 2023. Sejak pertengahan Maret saja, lebih dari 13.500 orang tewas.

0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Darin Brenda Iskarina
Tim Penulis & Editor
Darin Brenda Iskarina

BACA LAINNYA

Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU