JAKARTA – Hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta pada Selasa (12/8/2025) sempat mengakibatkan sejumlah titik tergenang air. Namun, kondisi tersebut tidak berlangsung lama. Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD DKI Jakarta), seluruh genangan telah surut pada Rabu (13/8) pukul 06.00 WIB.
“BPBD mencatat hingga Rabu pagi, semua genangan di wilayah DKI Jakarta sudah surut,” tulis keterangan resmi BPBD DKI Jakarta.
Kecepatan penanganan ini tidak lepas dari kerja kolaboratif berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan elemen masyarakat. BPBD bersama Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat), Dinas Bina Marga, Dinas Lingkungan Hidup, Satpol PP, dan PPSU Kelurahan bergerak cepat mengerahkan personel dan peralatan pendukung. Pompa mobile dikerahkan untuk menyedot air, sementara tali-tali air dan saluran diperiksa untuk memastikan fungsinya berjalan optimal.
Selain itu, partisipasi masyarakat juga berperan penting. Pihak RT/RW, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), dan tokoh masyarakat setempat turut membantu memantau dan menginformasikan kondisi di lapangan.
Meski kondisi sudah kembali normal, BPBD tetap mengimbau warga agar waspada terhadap potensi genangan di musim hujan. “Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor 112. Layanan ini gratis dan beroperasi 24 jam non-stop,” tegas BPBD.
Keberhasilan ini menunjukkan bahwa koordinasi lintas instansi, dukungan teknologi pompa, serta keterlibatan aktif warga mampu mempercepat proses surutnya genangan di Jakarta. BPBD berharap kebiasaan menjaga kebersihan lingkungan, khususnya tidak membuang sampah ke saluran air, bisa terus ditingkatkan untuk mencegah terulangnya genangan.
Dengan kesiapan peralatan, kecepatan respons petugas, dan dukungan warga, Jakarta membuktikan bahwa genangan bukan lagi masalah yang memakan waktu berhari-hari untuk ditangani.

