HOLOPIS.COM, JAKARTA – Bencana banjir menyebabkan ratusan warga di Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung terdampak.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menjelaskan, hujan deras selama kurang lebih dua jam pada Minggu (5/4) mengakibatkan banjir di Desa Sukajaya, Penengahan, dan Mada Jaya, Kecamatan Way Khilau.
“Ketinggian air berkisar antara 10–50 sentimeter,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Selasa (7/4).
Bencana banjir diungkapkan Abdul, membuat satu orang dilaporkan hilang. Kendati demikian, Abdul tidak menjelaskan identitas lengkap warga yang dinyatakan hilang tersebut.
“291 KK terdampak. Kerugian material tercatat sebanyak 291 unit rumah terdampak,” ujarnya.
Abdul memastikan bahwa genangan air saat ini mulai surut dibandingkan sebelumnya. Sementara itu, tim gabungan melakukan operasi pencarian dan pertolongan terhadap korban yang dilaporkan hilang.
Abdul kemudian mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi selama musim hujan, seperti angin kencang, hujan ekstrem, puting beliung, banjir, dan gelombang tinggi, serta kemungkinan bencana geologi seperti gempa bumi yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
“Masyarakat diharapkan menyiapkan tas siaga bencana sebagai langkah kesiapsiagaan serta senantiasa memantau pembaruan informasi dari sumber resmi dan terpercaya, seperti BNPB, BPBD, dan BMKG,” imbaunya.

