JAKARTA – China akan memberikan bantuan kepada Myanmar akibat gempa berkekuatan 7,7 magnitudo yang menewaskan lebih dari 1.000 orang. Gempa tersebut juga mengenai Thailand dengan 10 korban jiwa dan gedung pencakar langit yang runtuh. Namun sebagaian besar korban jiwa berada di Myanmar.
Presiden China Xi Jinping mengungkapkan belasungkawanya, dan mengungkapkan kesedihan yang sangat mendalam akibat gempa bumi maut itu.
“China bersedia memberikan Myanmar bantuan yang dibutuhkan untuk mendukung orang-orang di daerah yang terkena dampak,” demikian pernyataan resmi dari Xi Jinping, dikutip Holopis.com, Sabtu (29/3).
China akan memberikan bantuan kepada Myanmar senilai Rp228 miliar. Bantuan yang diberikan oleh China akan terdiri dari tenda, selimut, peralatan medis darurat, bahan pangan, dan barang penting lainnya.
Seperti diberitakan Holopis.com sebelumnya, Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa Myanmar dan Thailand sudah melewati 1000 juta pada hari Sabtu (26/7). Angka ini naik secara signifikan dari ratusan korban hingga lampaui 1000, hanya dalam waktu beberapa jam saja. Hingga saat ini, tim penyelamat pun masih mencari korban yang tertimpa di bawah reruntuhan.
Gubernur Bangkok Chadchart Sittipunt mengatakan mereka akan mencoba sekeras mungkin untuk melakukan penyelamatan.
“Kami melakukan yang terbaik dengan sumber daya yang kami miliki, karena setiap kehidupan itu penting,” dmeikian disampaikan Chadchart.
Pemerintah kota Bangkok pun menyatakan akan mengerahkan 100 teknisi demi memeriksa keamanan gedung, akibat telah terlapor 2000 kerusakan yang terjadi di gedung-gedung pasca gempa bumi.
Sementara itu, korban jiwa sebagian besar berasa dari Myanmar. Tim informasi junta Myanmar mengatakan bahwa sebanyak 1.002 orang meninggal dunia akibat gempa, dan 2.376 lainnya mengalami luka-luka. Sementara itu 10 kematian lainnya dikonfirmasi ada di Bangkok, Thailand.
Gempa berkekuatan 7.7 magnitudo ini adalah gempa terbesar yang melanda Myanmar dalam lebih dari satu abad. Getarannya sangat luas hingga merusak bangunan-bangunan di Bangkok yang berlokasi ratusan kilometer dari pusat gempa.
Sebagai informasi Sobat Holopis, gempa bumi yang sangat besar sebenarnya jarang terjadi di Bangkok. Meskipun tidak ada kerusakan parah yang meluas, namun masyarakat sempat dibuat panik akibat gempa yang kencang itu.

