BEKASI – Diguyur hujan sejak Selasa dini hari,sejumlah wilayah di Bekasi Jawa Barat terendam banjir,Selain itu banjir juga menggenangi beberapa jalan arteri dibekasi,namun belum diketahui berapa ketinggian air tersebut.
Sebelumnya Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto meminta warganya mengantisipasi datangnya banjir akibat kiriman air dari wilayah Kabupaten Bogor dan hujan deras yang terjadi sejak Senin (3/3) malam.
Tri menyampaikan, saat ini kondisi Kali Bekasi untuk di wilayah Pondok Gede Permai (PGP) tinggi muka airnya (TMA) sudah mencapai 550 centimeter.
“Dan ini perkiraan masih akan terus naik. Sampai mungkin nanti jam 3 pagi. Baru akan kelihatan top level-nya,”kata Tri kepada jurnalis di Bendung Bekasi, Selasa (4/3) dini hari.
Dalam kesempatan tersebut Tri juga menyampaikan,bahwa wilayah pemukiman yang berada di sekitar Kali Bekasi akan mengalami banjir. Selain itu, hujan yang deras juga mengakibatkan sejumlah wilayah lainnya tergenang.
“Untuk di sepanjang Kali Bekasi tentu dampaknya mulai dari Jatirasa, kemudian PGP, Kemang Ifi, Kemudian Depnaker, terus sampai ke bawah. Yang sudah mulai terjadi (Banjir) adalah di Jalan Mawar (Kelurahan Margahayu),” terangnya.
“Iya karena memang di samping hujan lokalnya cukup tinggi, kirimannya juga besar, dan rasanya air laut juga sedang dalam kondisi pasang. Sehingga ini juga akan memperlambat kecepatan air untuk sampai ke laut sana,” tambahnya.
“Nantinya kita akan menyiapkan kantong-kantong untuk dilakukan tempat mengungsi,termasuk adalah dukungan logistik yang ada dipersiapkan betul. Sehingga kita tentu mampu memberikan pelayanan ke warga masyarakat,”ungkapnya.
Diakhir wawancaranya Tri menyampaikan jika pihaknya juga telah menyiagakan mesin pompa di titik-titik yang terjadi banjir, mesin pompa tersebut mulai bekerja saat kondisi hujan sudah reda.
“Kalau hari ini belum bisa dilakukan pemompaan karena memang menunggu hujan selesai baru kita bisa lakukan pemompaan untuk membantu dan meringatkan warga sehingga cepat untuk tangani genangan yang ada,”tutupnya.


