Sulsel Darurat Narkoba, Tindak 3.500 Pengguna Selama 2024

998
0 Shares

MAKASSAR – Sulawesi Selatan (Sulsel) menindak 3.500 pengguna narkoba di Sulsel selama periode 2024.

Kepala BNNP Sulsel Brigjen Pol. Budi Sajidin, mengatakan, banyaknya pengguna narkoba di Sulsel menempatkannya di posisi kelima se Indonesia.

“Kita darurat peredaran gelap narkoba di wilayah Sulawesi Selatan,” ujar Budi di kantor BNNP, Sulsel, Selasa 24 Desember 2024 lalu.

Untuk itu Budi mengimbau seluruh elemen masyarakat sama-sama membantu memberantas narkoba di wilayah Sulsel.

“Kita ingin Sulsel itu bersinar dan bersih dari narkoba,” harapnya.

Budi menambahkan, tahun ini ada peningkatan pengguna narkoba di Sulsel dari tahun 2021, 2022, 2023 sampai dengan 2024.

- Advertisement -

Demikian juga jumlah orang yang direhabilitasi. Bahkan jumlah pemakai meningkat drastis.

Sejauh ini kata Budi ada satu DPO perempuan. Kini sedang dalam pengejaran pihak BNNP Sulsel.

“Kita imbau kepada masyarakat kalau tau keberadaan DPO tersebut sampaikan kepada kita untuk kita lakukan penangkapan,” ucapnya.

Modus barang haram ini masuk ke Sulsel kata Budi, ada yang lewat laut, masuk ke wilayah Parepare. terus ke Sidrap dan ke Pinrang, akhirnya menyebarlah ke seluruh Sulsel.

“Sementara ganja yang masuk di Sulsel lewat paket. Paket dari Sumatera Utara (Medan) di pesan oleh orang Sulsel, kemudian barang itu datang. Karena ketahuan ada informasi dari pihak pengirim sehingga kita ikuti dan kita tangkap,” bebernya.

Itu pun kata dia tidak gampang menangkapnya, diikutin trus diamati setelah ditangkap pun ditanya betul ngak atau hanya kurir saja.

“Kalau dia mengakui dia yang pesan kita proses. Kalau dia kurir kita kembangkan,” lanjut Budi.

Diketahui barang bukti ganja yang dimusnahkan BNNP berjumlah 10 Kg, sementara sabu berjumlah 900 gram lebih.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Rio Anthony
Rio Anthony
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU