Pj Gubernur Sebut Pilkada di Jateng Rawan Konflik

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Komjen Pol (Purn) Nana Sudjana menyebut, bahwa tujuh Pilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Jateng masuk dalam peta daerah yang rawan konflik.

Nana mengungkapkan, data dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menunjukkan bahwa daerah yang dipimpinnya saat ini masuk dalam kategori rawan sedang.

“Ketika pemilu itu tidak ada daerah aman dan tenang. Semua ada rawannya, kategori rawan sangat tinggi, rawan tinggi, dan rawan sedang,” kata Nana dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Selasa (10/10).

Setidaknya, terdapat tujuh daerah penyelenggara Pilkada yang rawan konflik. Ketujuh wilayah tersebut diantaranya yakni Kota Semarang, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Purworejo, Kabupaten Temanggung, Kabupaten Kendal, dan Kabupaten Magelang.

Nana pun mengingatkan seluruh pihak terkait, khususnya personel gabungan dari TNI dan Polri, serta Satgas Cooling System yang dibentuk Polda Jateng untuk tetap siaga.

Ia juga meminta agar dilakukan pemetaan daerah rawan konflik, termasuk juga pemetaan potensi pwnywbaran berita atau informasi hoaks selama tahapan pemilu berlangsung.

- Advertisement -

“Bisa jadi kelihatannya di sini tenang, tetapi saya ingatkan soal kesiapsiagaan. Rasa aman ini harus betul-betul dijaga, untuk menjaga stabilitas Jawa Tengah,” tuturnya.

Lebih lanjut, Nana menekankan soal tiga hal yang menjadi indikator keberhasilan pelaksaan pemilu, diantaranya yakni partisipasi pemilih yang tinggi, tidak adanya konflik yang merusak persatuan, serta pemerintahan dan pelayanan masyarakat berjalan tanpa gangguan selama pemilu berjalan.

“Itu yang harus selalu kita sosialisasikan dan jaga, agar penyelenggaraan Pemilu nanti sukses,” tandasnya.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Khoirudin Ainun Najib
Khoirudin Ainun Najib
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU