45 WNI Berada di Nepal Saat Banjir Maut Menerjang, Begini Kabar Terbarunya

0 Shares

KBRI Dhaka juga mengimbau agen perjalanan yang memberangkatkan WNI ke Nepal agar segera memberikan informasi mengenai keberadaan dan kondisi para wisatawan Indonesia, khususnya mereka yang sedang melakukan perjalanan maupun pendakian.

Banjir bandang dan longsor menerjang kawasan di kaki Gunung Himalaya serta wilayah Tibet, China, pada Rabu (26/8/2026).

Bencana tersebut menyebabkan kerusakan pada rumah, jalan, kendaraan, bangunan hingga fasilitas infrastruktur di kawasan perbatasan.

Luapan air juga membawa material lumpur yang memperparah dampak bencana.

Di Nepal, bencana dikaitkan dengan luapan mendadak Sungai Bhotekoshi di wilayah Rasuwa.

Arus deras menghantam permukiman dan fasilitas pembangkit listrik tenaga air di sekitarnya.

Sementara di sisi China, banjir juga melanda kawasan Shigatse di wilayah otonom Tibet.

Bencana ini menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar.

Data yang dihimpun dari otoritas Nepal dan China menunjukkan sedikitnya 165 orang meninggal dunia, sementara lebih dari seribu orang masih belum ditemukan.

Badan bencana Nepal melaporkan 826 orang belum dapat dihubungi hingga Kamis, lebih dari 24 jam setelah bencana terjadi. Sekitar 600 orang di antaranya merupakan wisatawan asing.

Di sisi Tibet, pemerintah China melaporkan 558 orang hilang, termasuk 260 warga negara asing.

Jika kedua data tersebut digabungkan, jumlah orang yang belum ditemukan mencapai sekitar 1.384 orang.

Namun, angka tersebut belum dapat dipastikan sepenuhnya karena masih ada kemungkinan terjadi penghitungan ganda antara data Nepal dan China.

0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Gesha Yuliani Nattasya
Muhammad Ibnu Idris
Tim Penulis & Editor
Gesha Yuliani Nattasya, Muhammad Ibnu Idris

BACA LAINNYA

Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU