Jangan sampai mobil yang baru dibeli justru sering mengalami aki tekor, sulit distarter, hingga mogok di tengah perjalanan gara-gara masalah yang sebelumnya tidak terdeteksi.
4. Rack Steer dan Power Steering
Bagian sistem kemudi juga tidak boleh luput dari pemeriksaan.
Terutama pada rack steer, karet boot, dan saluran power steering.
Calon pembeli bisa meminta mekanik memeriksa bagian bawah kendaraan untuk melihat apakah terdapat rembesan cairan pada rumah rack steer maupun sambungannya.
Perhatikan pula respons setir ketika mobil digunakan.
Jika terasa berat, muncul suara tidak wajar, atau terdapat gejala kemudi tidak stabil, kondisi tersebut perlu ditelusuri lebih lanjut.
Kerusakan sistem kemudi tidak boleh dianggap sebagai persoalan sepele karena berkaitan langsung dengan kendali kendaraan.
Selain itu, beberapa mobil lawas memiliki keterbatasan ketersediaan suku cadang asli.
Karena itu, sebelum membeli, pastikan tingkat kerusakan dan perkiraan biaya perbaikannya sudah diketahui.
5. Kabel Kelistrikan
Jangan hanya terpaku pada kondisi mesin.
Jalur kabel dan instalasi kelistrikan juga wajib diperiksa, terutama jika mobil sudah beberapa kali mengalami modifikasi.




💬 Diskusi Pembaca
0 KomentarMasuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan masukan!