Namun, penerapannya membutuhkan kesiapan dari dapur maupun sekolah.
Siswa juga dapat dilibatkan dalam proses pelayanan secara terjadwal, dengan tetap memperhatikan perlengkapan yang digunakan serta tata kelola kebersihan.
“Kalau prasmanan ini sudah terbiasa akan bagus, sama seperti di negara lain, namun memang perlu ada training (pelatihan) yang cukup,” tuturnya.
Masih Dalam Tahap Uji Coba
BGN saat ini masih memantau pelaksanaan sistem prasmanan tersebut di sejumlah wilayah.
Hasil evaluasi nantinya akan menjadi bahan pertimbangan untuk menentukan apakah model tersebut akan dikembangkan secara lebih luas.
Pengembangannya tetap akan melihat kesiapan masing-masing dapur dan sekolah, termasuk sumber daya manusia serta karakteristik penerima manfaat di setiap daerah.
Dengan begitu, sistem prasmanan MBG belum serta-merta diterapkan di seluruh sekolah. BGN masih melihat hasil uji coba sebelum menentukan langkah selanjutnya.




💬 Diskusi Pembaca
0 KomentarMasuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:
Memuat diskusi...