HOLOPIS.COM, JAKARTA – Studi terbaru mengungkap negara yang dinilai paling aman jika dunia dilanda bencana global, dari perang nuklir hingga wabah mematikan.
Bayangkan jika suatu hari perdagangan dunia terhenti, produksi pangan anjlok, wabah mematikan menyebar, atau perang nuklir membuat kondisi bumi berubah drastis.
Negara mana yang paling mungkin bertahan?
Pertanyaan tersebut coba dijawab dalam sebuah studi terbaru yang menganalisis sejumlah negara berdasarkan kemampuan mereka menghadapi bencana global.
Menariknya, negara yang dianggap paling aman bukan semata-mata negara terkaya atau negara yang memiliki teknologi paling canggih.
Para peneliti justru melihat kombinasi sejumlah faktor, mulai dari kondisi geografis, ketahanan pangan, kekuatan industri, energi, hingga kemampuan pemerintah menghadapi krisis.
Studi tersebut diterbitkan dalam jurnal Global Challenges pada 23 Agustus 2026. Penelitian dilakukan oleh tim dari berbagai universitas, salah satunya Florian Ulrich Jehn dari FernUniversität di Jerman.
Para peneliti mengidentifikasi tiga kelompok ancaman utama yang berpotensi menimbulkan bencana global.
Pertama, peristiwa yang dapat menghalangi sinar matahari, seperti perang nuklir atau letusan gunung berapi dalam skala sangat besar.
Kedua, kejadian yang dapat menghancurkan infrastruktur global, termasuk badai geomagnetik dan serangan siber berskala besar.
Ketiga, bahaya biologis berupa penyakit menular alami maupun buatan manusia yang dapat memengaruhi sebagian besar populasi.
Dalam situasi seperti itu, salah satu ancaman terbesar justru bisa datang dari sesuatu yang sangat sederhana: makanan.
Jika gagal panen terjadi dan jalur perdagangan internasional terganggu, negara yang bergantung pada impor akan kesulitan memenuhi kebutuhan penduduknya.





💬 Diskusi Pembaca
0 KomentarMasuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:
Memuat diskusi...