Uang Rp3,5 Miliar Ahmad Ali Disita KPK, Begini Gurita Bisnis Tambang Politisi PSI

0 Shares

Di sektor pertambangan, nama Ahmad Ali juga dikaitkan dengan bisnis tambang nikel di Morowali, daerah asalnya.

Salah satu perusahaan yang disebut dalam profil bisnisnya adalah PT Graha Mining Utama yang dikelola bersama anak-anaknya.

Perusahaan tersebut disebut memiliki konsesi lahan tambang dengan luas lebih dari 1.700 hektare.

Selain dunia usaha, Ahmad Ali juga tercatat aktif dalam kepengurusan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Sulawesi Tengah.

Dari dunia bisnis, Ahmad Ali kemudian masuk ke panggung politik.

Ia mengawali karier politik melalui Partai Patriot dan terpilih sebagai anggota DPRD Kabupaten Morowali untuk periode 2009-2014.

Pada 2013, Ahmad Ali bergabung dengan Partai NasDem.

Ia kemudian dipercaya menjadi Ketua DPW NasDem Sulawesi Tengah pada periode 2013-2018.

Karier politiknya terus menanjak setelah berhasil terpilih sebagai anggota DPR RI dari daerah pemilihan Sulawesi Tengah selama dua periode, yakni 2014-2019 dan 2019-2024.

Selama berada di Senayan, Ahmad Ali pernah menduduki posisi Ketua Fraksi Partai NasDem.

Ia juga dipercaya menjadi Wakil Ketua Umum DPP Partai NasDem.

Pada pertengahan 2025, Ahmad Ali berpindah haluan politik ke PSI.

Setelah bergabung, ia mendapat posisi strategis sebagai Ketua Harian DPP PSI dan mendampingi Kaesang Pangarep yang menjabat sebagai Ketua Umum.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Gesha Yuliani Nattasya
Khoirudin Ainun Najib
Tim Penulis & Editor
Gesha Yuliani Nattasya, Khoirudin Ainun Najib

BACA LAINNYA

Holopis UMKM

YANG BARU