Peta Dunia Baru PBB Bikin Jepang Geram, 4 Pulau Sengketa Malah Diwarnai Sama dengan Rusia

0 Shares

HOLOPIS.COM, TOKYO Peta dunia baru PBB memicu kemarahan Jepang setelah empat pulau sengketa dengan Rusia diwarnai sama, yang dinilai bisa menyesatkan publik dunia.

Peta dunia baru yang menggunakan proyeksi Equal Earth memicu protes Pemerintah Jepang.

Tokyo mempersoalkan tampilan empat pulau yang masih menjadi sengketa dengan Rusia karena ditampilkan dengan warna yang sama seperti wilayah Rusia.

Peta tersebut merupakan bagian dari resolusi yang baru diadopsi melalui pemungutan suara Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Pemerintah Jepang menilai penggunaan warna yang sama berpotensi menimbulkan kesalahan persepsi mengenai status wilayah empat pulau tersebut di mata masyarakat internasional.

Protes diplomatik Jepang disampaikan melalui Kedutaan Besar Jepang di Amerika Serikat kepada pengelola situs penyedia peta.

Empat pulau yang menjadi sorotan merupakan bagian dari Kepulauan Kuril yang oleh Jepang disebut sebagai Wilayah Utara.

Dalam keterangan pada situs penyedia peta, wilayah tersebut disebut berada di bawah kontrol efektif Rusia dan masih diklaim oleh Jepang.

Meski keterangan mengenai status sengketa dicantumkan, Pemerintah Jepang tetap mempersoalkan visualisasi peta karena keempat pulau itu diberi warna yang sama dengan daratan Rusia.

Tokyo menegaskan keempat pulau tersebut merupakan bagian dari wilayah Jepang.

Sekretaris Kabinet Jepang Minoru Kihara mengatakan tampilan peta tersebut bertentangan dengan posisi resmi pemerintah Jepang.

Menurut Kihara, pemerintah perlu mengambil langkah untuk mencegah munculnya persepsi yang keliru mengenai wilayah dan nama geografis Jepang.

“Tampilan pada peta tersebut memuat penggambaran yang bertentangan dengan posisi Pemerintah Jepang,” ujar Kihara dalam konferensi pers di Tokyo.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Gesha Yuliani Nattasya
Khoirudin Ainun Najib
Tim Penulis & Editor
Gesha Yuliani Nattasya, Khoirudin Ainun Najib

BACA LAINNYA

Holopis UMKM

YANG BARU