Peta Dunia Baru PBB Bikin Jepang Geram, 4 Pulau Sengketa Malah Diwarnai Sama dengan Rusia

0 Shares

Ia menambahkan, Jepang perlu mencegah persepsi yang salah tersebut meluas di tingkat internasional.

Kihara tidak menjelaskan secara rinci kapan Pemerintah Jepang pertama kali mengetahui persoalan dalam peta tersebut.

Persoalan empat pulau tersebut bukan sengketa baru antara Jepang dan Rusia.

Sengketa bermula pada akhir Perang Dunia II pada 1945.

Saat itu, Uni Soviet merebut pulau-pulau tersebut dan mengusir penduduk Jepang dari wilayah tersebut.

Hingga kini, Rusia menguasai keempat pulau secara de facto.

Namun, Jepang tetap mempertahankan klaim kedaulatannya atas wilayah tersebut.

Ketegangan Tokyo dan Moskow juga kembali meningkat setelah Presiden Rusia Vladimir Putin melakukan kunjungan ke wilayah pulau sengketa tersebut.

Kunjungan itu mendapat respons keras dari Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi. Pemerintah Jepang bahkan memanggil Duta Besar Rusia di Tokyo.

Takaichi menyebut kunjungan Putin tidak dapat diterima dan menegaskan bahwa pulau-pulau tersebut merupakan bagian tak terpisahkan dari wilayah Jepang.

Rusia kemudian menolak protes Jepang dan menyebut klaim Tokyo tidak memiliki dasar hukum.

Peta dunia baru tersebut menggunakan proyeksi Equal Earth, yang dirancang untuk menggambarkan ukuran relatif wilayah daratan secara lebih akurat dibandingkan proyeksi Mercator yang selama ini banyak digunakan.

Dalam proyeksi Equal Earth, ukuran Benua Afrika terlihat lebih besar.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Gesha Yuliani Nattasya
Khoirudin Ainun Najib
Tim Penulis & Editor
Gesha Yuliani Nattasya, Khoirudin Ainun Najib

BACA LAINNYA

Holopis UMKM

YANG BARU