Presiden menegaskan, anggota Polri bukan sekadar aparat penegak hukum, melainkan bagian dari masyarakat yang memiliki tanggung jawab untuk memberikan pengabdian terbaik kepada rakyat.
“Saudara bukan tentara biasa, saudara bukan Polisi biasa. Saudara-saudara adalah tentaranya rakyat, polisinya rakyat, lahir dari rakyat, berjuang bersama rakyat, memberi yang terbaik untuk rakyat, dan pada akhirnya saudara juga akan kembali kepada rakyat,” tegasnya.
Prabowo Nilai Listyo Memang Layak Jadi Kapolri
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo secara khusus menyinggung perjalanan karier Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Menurutnya, posisi tertinggi di institusi kepolisian yang kini diemban Listyo merupakan hasil dari prestasi, pengabdian, dan kemampuan yang dimilikinya.
“Saya juga yakin Jenderal Polisi Listyo mencapai puncak tertinggi di kepolisian itu pantas karena prestasi pengabdian dan kemampuannya,” kata Prabowo.
Prabowo juga mengungkapkan bahwa berbagai bentuk pengabdian dan kerja baik yang dilakukan aparat selalu menjadi perhatiannya. Menurut dia, setiap kerja nyata yang dilakukan pejabat maupun anggota institusi negara pada akhirnya akan dinilai dan diingat oleh masyarakat.
“Walaupun mungkin saudara tidak merasa tapi semua perbuatan baik, semua pengabdian yang baik oleh pribadi, oleh pejabat, oleh pemimpin, itu sesungguhnya dimonitor, dipantau, dicatat, diingat oleh rakyat, ingat hal itu,” tuturnya.
Presiden kemudian menyampaikan rasa bangga sekaligus terima kasih kepada seluruh jajaran Polri atas pengabdian yang telah diberikan.
“Bagi saya hari ini saya menggunakan kesempatan ini sekali lagi menyampaikan rasa bangga. Saya berterima kasih sebagai Presiden Republik Indonesia dan sebagai pribadi Prabowo Subianto,” pungkasnya.



