BerandaNewsPolhukamNasib Motor Listrik SPPG Rp1 Triliun Makin Tak Jelas, Kejagung: Kami Tak...

Nasib Motor Listrik SPPG Rp1 Triliun Makin Tak Jelas, Kejagung: Kami Tak Tahu-Menahu

0 Shares

JAKARTA, HOLOPIS.COM – Ribuan motor listrik SPPG senilai sekitar Rp1 triliun terancam mangkrak. Ironisnya, Kejagung mengaku tak tahu-menahu soal nasib aset tersebut.

Ribuan motor listrik yang disiapkan untuk menunjang operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kembali menjadi sorotan.

Kendaraan yang pengadaannya disebut menelan anggaran sekitar Rp1 triliun itu hingga kini belum jelas akan berakhir di mana dan digunakan untuk siapa.

Di tengah proses hukum dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG), keberadaan motor listrik tersebut justru ikut terseret dalam ketidakpastian.

Kejaksaan Agung (Kejagung) mengaku belum mengetahui perkembangan terbaru mengenai pemanfaatan kendaraan tersebut.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Anang Supriatna mengatakan penyidik sebenarnya tidak melarang motor listrik itu digunakan.

Namun, setiap pemanfaatannya harus diketahui oleh tim penyidik.

“Yang jelas tim penyidik memperbolehkan motor listrik tersebut digunakan, yang penting penyidik diberitahu,” kata Anang di Gedung Kejagung, Rabu (12/8/2026).

Pernyataan itu membuat nasib aset bernilai jumbo tersebut kembali menjadi tanda tanya.

Sebab, di satu sisi kendaraan sudah telanjur diadakan dan dirakit, sementara di sisi lain belum ada kepastian mengenai skema pemanfaatannya.

Anang bahkan menyarankan agar motor listrik tersebut tidak dibiarkan menganggur.

“Tapi sebaiknya dimanfaatkan daripada rusak, gak kepakai,” ujarnya.

Motor listrik tersebut sebelumnya diadakan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk mendukung mobilitas pegawai SPPG.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Gesha Yuliani Nattasya
Muhammad Ibnu Idris
Gesha Yuliani Nattasya, Muhammad Ibnu Idris
Tim Redaksi :

BACA LAINNYA