QR code tersebut nantinya digunakan sebagai tanda masuk resmi ke area pameran selama EDRR Indonesia 2026 berlangsung.
Project Director EDRR Indonesia 2026, Sri Vista Limbong, mengatakan sistem pra-registrasi disiapkan untuk membuat proses masuk pengunjung lebih mudah sekaligus mengurangi potensi antrean di lokasi.
“Melalui pra-registrasi ini, kami ingin memastikan seluruh pengunjung akan lebih mudah dan nyaman sejak awal kedatangan di area pameran EDRR Indonesia 2026. Prosesnya dibuat sangat sederhana agar dapat diakses oleh siapa saja dengan cepat. Kami mengundang semua pihak untuk memanfaatkan kesempatan ini, karena EDRR tidak hanya menjadi tempat pameran teknologi, tetapi juga ruang untuk saling berbagi ilmu dan membangun kerja sama nyata dalam menghadapi tantangan bencana di masa depan,” jelas Vista.
Berlangsung Hanya Tiga Hari
EDRR Indonesia 2026 hanya berlangsung selama tiga hari. Karena itu, masyarakat yang tertarik dengan teknologi kebencanaan, kesiapsiagaan darurat, maupun solusi penyelamatan dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk datang langsung ke lokasi.
Selain menjadi tempat melihat perkembangan teknologi penanggulangan bencana, EDRR Indonesia 2026 diharapkan menjadi ruang bertemunya berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat kesiapsiagaan nasional.
Dengan semakin beragamnya risiko bencana, kebutuhan terhadap teknologi peringatan dini, evakuasi, penyelamatan, hingga pemulihan juga ikut berkembang.
EDRR Indonesia 2026 hadir untuk mempertemukan kebutuhan tersebut dengan inovasi dan solusi dari berbagai pelaku industri di bidang kebencanaan.



