Selain itu, aksi individu maupun kelompok yang bergerak cepat dan sulit diprediksi juga perlu diantisipasi.
Karena itu, Mayjen Edwin menekankan pentingnya pendekatan preventif dan proaktif dalam menjalankan pengamanan VVIP.
“Bagi Paspampres, keberhasilan bukan hanya ketika kita berhasil melumpuhkan ancaman, tetapi ketika ancaman itu sama sekali tidak pernah memiliki kesempatan untuk muncul. Itulah hakikat tugas pengamanan VVIP yang sesungguhnya,” tegasnya.
Menurut Edwin, keberhasilan pengamanan sering kali justru tidak terlihat oleh masyarakat. Namun, kondisi tersebut menjadi bagian dari profesionalisme personel Paspampres dalam menjalankan tugas.
“Keberhasilan kita sering kali tidak terlihat oleh masyarakat, namun justru di situlah profesionalisme Paspampres diuji. Kita bekerja dalam senyap, penuh kewaspadaan, dengan ketelitian, kecepatan, disiplin, dan koordinasi yang solid,” sambungnya.
Edwin juga mengingatkan seluruh personel bahwa pengamanan rangkaian HUT ke-81 RI bukan sekadar tugas rutin.
Menurutnya, tugas tersebut merupakan amanah untuk memastikan keselamatan VVIP sekaligus menjaga kehormatan institusi dan negara.
“Jadikan setiap langkah pengabdian sebagai kehormatan kita untuk menjaga keselamatan VVIP, menjaga, dan mengawal kehormatan dan martabat Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pungkasnya.
Di akhir amanatnya, Edwin meminta seluruh personel menjaga keimanan dan ketakwaan serta mempersiapkan kemampuan fisik, mental, dan teknis.
Ia juga menekankan pentingnya meningkatkan kewaspadaan dan menjalankan tugas secara profesional, disiplin, tegas, santun, serta tetap mengedepankan pendekatan humanis.



