Penilaian TTW didasarkan pada melimpahnya rempah-rempah lokal, keautentikan jajanan jalanan, serta kualitas pengalaman kuliner secara menyeluruh bagi wisatawan mancanegara.
Pencapaian ini diproyeksikan bakal makin mendongkrak angka kunjungan wisatawan internasional berbasis wisata gastronomi ke berbagai daerah di Indonesia sepanjang tahun 2026.



