Skenario ini melihat arah perkembangan pengelolaan persemaian dalam beberapa tahun ke depan dari kacamata sisi optimis. Skenario ini dihasilkan dari interaksi dukungan pembiayaan memadai – akuntabilitas pengelolaan yang kuat. Secara ringkas skenario ini menggambarkan keadaan Pengelolaan persemaian dalam posisi ideal dan optimal. Karakteristik utama skenario ini, ketersediaan kerangka regulasi yang jelas dan tegas, sumber daya manusia yang mumpuni dan pemanfaatan teknologi terkini dalam Pengelolaan persemaian termasuk sistem traceability bibit yang ditanam.
Melalui sistem pengawasan yang dibangun oleh Kementerian Kehutanan, akan mewujudkan persemaian dalam mendukung keberhasilan program rehabilitasi hutan dan lahan, juga dalam rangka mendukung upaya penyerapan tenaga kerja dan pemberdayaan masyarakat setempat.
Pada kesempatan kunjungan tersebut, Sekretaris Inspektorat Jenderal bersama Kepala Sub Direktorat Pengendalian Perbenihan Tanaman Hutan Ditjen PDASRH dan Kepala Seksi Penguatan Kelembagaan BPDAS Baturusa Cerucuk berkesempatan melakukan panen perdana buah durian hasil tanaman Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) tahun 2021.



