Harga Ayam dan Telur di Indonesia Timur Masih Mahal, Kementan-GPPU Bangun Sentra Unggas Baru

1 Shares

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan bahwa pemerataan pembangunan sektor peternakan masih menjadi pekerjaan besar yang harus diselesaikan bersama.

“Papua membutuhkan keseriusan. Jangan hanya konsep, tetapi benar-benar hadir membangun industri unggas di Papua agar masyarakat mendapatkan ayam dan telur dengan harga yang terjangkau,” kata Febiola.

Ia mengungkapkan kelompok masyarakat di Papua telah memulai pembangunan pabrik pakan berbasis bahan baku lokal secara mandiri.

Karena itu, ia berharap pemerintah, GPPU, dan BUMN dapat memperkuat kolaborasi sehingga Papua menjadi bagian penting dalam pengembangan industri unggas nasional.

Melalui pembangunan sentra unggas baru di Indonesia Timur, pemerintah berharap disparitas harga ayam dan telur dapat ditekan, distribusi protein hewani menjadi lebih merata, serta kesejahteraan peternak rakyat meningkat.

Program tersebut juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang Kementan untuk membangun industri perunggasan nasional yang lebih berimbang, berdaya saing, dan tidak lagi bergantung pada satu kawasan produksi semata.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang.Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Gesha Yuliani Nattasya
Muhammad Ibnu Idris
Gesha Yuliani Nattasya, Muhammad Ibnu Idris
Tim Redaksi :

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

YANG BARU