Pengurus GPPU periode 2026–2030 kemudian dikukuhkan oleh Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, drh. Agung Suganda.
Saat ini GPPU menghimpun 37 perusahaan pembibitan unggas yang menjadi pemasok utama bibit ayam bagi industri perunggasan nasional.
Melalui regenerasi kepemimpinan dan penguatan inovasi di sektor hulu, GPPU menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun industri unggas yang sehat, modern, dan berdaya saing.
Organisasi ini meyakini bahwa pembibitan yang kuat merupakan fondasi untuk menjaga ketersediaan ayam dan telur, sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan mendukung target swasembada protein hewani di Indonesia.


