Esensi utamanya adalah menyelaraskan siklus kepengurusan dengan siklus Olimpiade. IOC sendiri juga melaksanakan pemilihan Presiden setelah Olimpiade Paris 2024, di awal 2025. Dengan pola seperti ini, organisasi tidak terganggu oleh agenda pemilihan ketika sedang memasuki masa persiapan Olimpiade yang membutuhkan fokus penuh. Pendekatan ini juga telah kami konsultasikan kepada IOC dan memperoleh dukungan,” sebut Wijaya.
Wijaya menegaskan bahwa keputusan tersebut tidak mengubah struktur kepengurusan maupun AD/ART organisasi.
“Perlu dipahami bahwa yang dilakukan saat ini bukan perubahan AD/ART, melainkan penggunaan klausul pengecualian. Selama masa penyesuaian tersebut tidak ada perubahan kepengurusan. Kepengurusan tetap menjalankan mandat hingga Kongres diselenggarakan pada Maret 2029 sebagaimana diputuskan dalam Rapat Anggota,” tegasnya.
Ketua Dewan Etik Komite Olimpiade Indonesia Anthony C. Sunarjo mengatakan penyesuaian jadwal Kongres juga menjadi momentum penting untuk memperkuat fondasi organisasi menghadapi tantangan olahraga ke depan.
“Persiapan menuju Olimpiade tidak dapat dilakukan hanya dalam hitungan bulan, tetapi idealnya sudah dimulai setidaknya dua tahun sebelumnya. Karena itu, anggota memandang lebih tepat apabila Kongres dilaksanakan setelah Olimpiade sehingga organisasi dapat memberikan perhatian penuh terhadap pembinaan atlet dan target prestasi Indonesia,” kata Anthony.
Menurutnya, keputusan tersebut memiliki dasar konstitusional yang kuat karena telah memperoleh persetujuan Rapat Anggota dan dilaksanakan melalui mekanisme yang diatur dalam AD/ART.
“Di sisi lain, momentum ini juga dimanfaatkan untuk menyempurnakan AD/ART agar selaras dengan perkembangan Undang-Undang Keolahragaan, Olympic Charter, Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga, serta berbagai regulasi internasional lainnya. Sebagai National Olympic Committee yang merupakan bagian dari IOC, Komite Olimpiade Indonesia harus memastikan seluruh tata kelola organisasinya tetap sejalan dengan Olympic Charter dan prinsip-prinsip good governance,” tutup Anthony.


