Sementara itu, Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengungkapkan pembangunan Kopdes Merah Putih terus dikebut.
Hingga pertengahan Juli 2026, sebanyak 83.000 koperasi telah mengantongi badan hukum.
Dari jumlah tersebut, 15.845 Kopdes telah memiliki bangunan fisik lengkap, termasuk gudang, gerai, dan fasilitas pendukung.
Sementara 19.539 koperasi lainnya masih dalam proses pembangunan dan ditargetkan siap beroperasi setelah pelatihan manajer koperasi selesai pada pekan pertama Agustus 2026.
“Insyaallah bersamaan dengan selesainya pelatihan dan pendidikan bagi manajer koperasi desa, mereka akan kita tempatkan di seluruh Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih yang sudah selesai bangunan fisik gudang, gerai, dan alat kelengkapannya,” ujar Ferry.
Pemerintah menargetkan keberadaan Kopdes Merah Putih tidak hanya menjadi saluran penyaluran bansos, tetapi juga pusat layanan ekonomi desa yang mengintegrasikan distribusi pangan, barang subsidi, layanan keuangan, hingga pemasaran hasil pertanian.
Dengan demikian, Kopdes diharapkan menjadi simpul utama pelayanan pemerintah sekaligus penggerak ekonomi masyarakat desa.


