Presiden pun menegaskan bahwa di tengah tantangan dan ketidakpastian global, pemerintah terus mempercepat langkah menuju kemandirian energi nasional. Menurut Presiden, implementasi program mandatori biodiesel B50 menjadi tonggak penting karena mampu mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor solar.
“Saya dorong, saya menuntut dari tim saya kemandirian energi. B40 tidak cukup. Bahkan pada saat itu saya mendorong ke arah B100. Tapi menteri-menteri saya meyakinkan saya, Pak, dengan B50 saja kita sudah tidak impor solar lagi dari luar negeri. Jadi ini adalah suatu prestasi bangsa yang luar biasa,” tandasnya.
Peluncuran Biodiesel B50 tidak hanya menandai kemajuan teknologi energi nasional, tetapi juga menjadi simbol komitmen pemerintah dalam membangun Indonesia yang semakin mandiri, tangguh, dan berdaulat melalui pemanfaatan optimal sumber daya alam untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.


