HOLOPIS.COM, JAKARTA – Kebakaran Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang hingga saat ini masih terus dalam penanganan petugas.
Menteri LH/Kepala BPLH, Moh Jumhur Hidayat mengungkapkan, dari titik kritis 70 persen hingga kini menyisakan hanya sekitar 3,6 persen area yang masih dalam proses pemadaman.
“Dari sekitar 70 persen area yang semula terbakar, kini tinggal sekitar 3,6 persen. Mudah-mudahan sore atau besok (hari ini) bisa benar-benar tuntas,” kata Jumhur dalam pernyataannya pada Minggu (5/7).
Jumhur menjelaskan, penanganan telah dilakukan mulai dari water bombing, penyiraman dan injeksi air ke lapisan bawah timbunan sampah, hingga pemadaman darat yang dilakukan secara terus-menerus. Pemerintah juga terus berkoordinasi untuk menambah dukungan helikopter agar proses pemadaman berlangsung optimal.
Meskipun api utama telah berhasil dikendalikan, Jumhur mengingatkan bahwa pekerjaan belum selesai. Kondisi cuaca panas masih berpotensi memicu kebakaran kembali apabila tidak diantisipasi dengan baik. Oleh karena itu, seluruh pemerintah daerah diminta segera memperkuat langkah mitigasi dan kesiapsiagaan di masing-masing TPA.
“Saya meminta seluruh bupati dan wali kota yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan sampah agar memastikan kesiapsiagaan menghadapi El Nino (kemarau panjang). Pastikan tidak ada aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran di sekitar TPA, siapkan sumber air, dekatkan sarana pemadam kebakaran, dan lakukan mitigasi sejak dini,” ujarnya.
Sebagai langkah antisipasi nasional, Jumhur juga mengingatkan bahwa KLH/BPLH telah menerbitkan Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup Nomor 11 Tahun 2026 tentang Kesiapsiagaan dan Antisipasi Kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) pada Kondisi Cuaca Panas Ekstrem. Surat edaran tersebut menjadi pedoman bagi seluruh pemerintah daerah dalam memperkuat upaya pencegahan kebakaran selama musim kemarau.



