Prabowo: Demokrasi Harus Dijaga, Jangan Sampai Dibajak Kepentingan Uang dan Asing

0 Shares
Ukuran Teks:
21
Dengarkan:

BOGOR – Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya menjaga kualitas demokrasi Indonesia agar tetap berjalan secara sehat, dewasa, dan berlandaskan nilai-nilai kebangsaan. Ia mengingatkan bahwa kebebasan berpendapat harus tetap diiringi dengan persatuan serta penghormatan terhadap hukum.

Pesan tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan amanat pada upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Satlat Brimob Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/7/2026).

Dalam pidatonya, Kepala Negara mengatakan pemerintah berkomitmen terus memperkuat kehidupan demokrasi di Indonesia. Menurutnya, kritik merupakan bagian penting dalam sistem demokrasi karena menjadi sarana evaluasi bagi pemerintah.

“Kita terus membangun kehidupan demokrasi kita, kita menghormati kritik, kritik adalah penting, kita butuh kritik untuk mengingatkan kita, kita butuh kritik untuk memperbaiki diri kita,” kata Prabowo.

Meski demikian, Presiden mengingatkan bahwa demokrasi juga harus dijaga dari berbagai kepentingan yang dapat merusak substansinya. Ia menilai praktik demokrasi tidak boleh dikuasai oleh kelompok berkekuatan modal maupun dipengaruhi kepentingan asing.

“Tapi keamanan demokrasi juga harus kita jaga, janganlah demokrasi dibajak oleh mereka-mereka yang punya uang banyak, janganlah kita dirusak oleh kepentingan-kepentingan asing. Perbedaan pendapat tidak boleh berubah menjadi kebencian. Kita adalah semuanya anak bangsa Indonesia, demokrasi kita harus berdiri pada nilai-nilai bangsa Indonesia,” tegasnya.

Puncak Hut Bhayangkara Ke 80
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto saat hadir dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun atau HUT Bhayangkara ke 80 di Satlat Brimob Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada hari Rabu, 1 Juli 2026. [Foto : Tangkapan Layar]

Prabowo juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan perbedaan pandangan sebagai bagian dari dinamika demokrasi, bukan sebagai pemicu konflik yang memecah belah bangsa.

Menurutnya, menjaga persatuan nasional merupakan syarat utama agar demokrasi mampu menghasilkan pembangunan yang berkelanjutan.

“Perbedaan jangan menjadi sumber perpecahan, kita harus selalu mengutamakan persatuan dan kerukunan di antara kita,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Presiden turut menegaskan peran strategis Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam menjaga iklim demokrasi yang sehat. Ia meminta Polri memastikan setiap warga negara dapat menggunakan hak menyampaikan pendapat secara damai tanpa mengabaikan ketertiban umum dan supremasi hukum.

“Polri harus menjadi penjaga demokrasi yang dewasa, menjamin setiap warga negara dapat menyampaikan pendapatnya secara damai dan pada saat yang sama menjaga agar hukum tetap tegak dan ketertiban tetap terpelihara,” pungkas Prabowo.

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Muhammad Ibnu Idris
Tim Penulis & Editor
Muhammad Ibnu Idris
Apresiasi untuk Muhammad Ibnu Idris

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO & ShopeePay.
0 Shares

💬 Diskusi Pembaca

0 Komentar

Masuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:

Memuat diskusi...

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Holopis UMKMIklan: Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--
YANG BARU