HOLOPIS.COM, JAKARTA – Sejumlah poin yang disebut sebagai isi kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran mulai beredar di media pemerintah Iran. Informasi tersebut muncul di tengah kabar bahwa kedua negara telah mencapai kesepakatan untuk mengakhiri ketegangan yang selama ini menjadi perhatian dunia.
Berdasarkan laporan yang beredar, kesepakatan itu mencakup berbagai isu strategis, mulai dari penghentian operasi militer hingga pembukaan kembali jalur pelayaran penting di kawasan Timur Tengah.
Salah satu poin utama yang disebutkan adalah penerapan gencatan senjata permanen di seluruh front konflik, termasuk di Lebanon. Selain itu, Amerika Serikat juga dikabarkan berkomitmen untuk tidak mencampuri urusan dalam negeri Iran.
Dalam laporan tersebut, Washington disebut akan mencabut blokade laut dalam waktu 30 hari. Langkah lain yang turut menjadi perhatian adalah rencana penarikan pasukan AS dari wilayah Iran.
Tak hanya itu, Selat Hormuz yang selama ini menjadi salah satu jalur perdagangan energi paling vital di dunia disebut akan dibuka kembali dalam kurun waktu 30 hari. Namun, pembukaan tersebut dikabarkan akan berada di bawah pengaturan pemerintah Iran.
Kesepakatan yang beredar juga menyebut bahwa Amerika Serikat dan sekutunya akan menyerahkan rencana rekonstruksi senilai 300 miliar dolar AS untuk Iran. Di sisi lain, sanksi terhadap sektor minyak dan produk energi Iran disebut akan diakhiri.
Iran juga disebut kembali menegaskan komitmennya untuk tidak memproduksi senjata nuklir. Sementara itu, Amerika Serikat dikabarkan tidak akan menambah kekuatan militernya di kawasan serta tidak memberlakukan sanksi baru terhadap Teheran.
Daftar Poin Kesepakatan Damai AS–Iran (Menurut Laporan Media Pemerintah Iran)
- Gencatan senjata permanen di seluruh front konflik, termasuk Lebanon.
- Komitmen Amerika Serikat untuk tidak mencampuri urusan dalam negeri Iran.
- Pencabutan blokade laut oleh AS dalam waktu 30 hari.
- Penarikan pasukan Amerika Serikat dari Iran.
- Pembukaan kembali Selat Hormuz dalam waktu 30 hari di bawah pengaturan Iran.
- AS dan sekutunya akan menyerahkan rencana rekonstruksi bagi Iran senilai US$300 miliar.
- Pengakhiran sanksi terhadap sektor minyak dan produk energi Iran.
- Penegasan kembali komitmen Iran untuk tidak memproduksi senjata nuklir.
- Komitmen AS untuk tidak menambah pasukan militernya di kawasan.
- Amerika Serikat tidak akan memberlakukan sanksi baru terhadap Iran.
Catatan: Hingga saat ini, poin-poin di atas belum dikonfirmasi secara resmi oleh pemerintah Amerika Serikat maupun Iran. Informasi tersebut masih berdasarkan laporan media pemerintah Iran dan menunggu pernyataan resmi dari kedua negara.


