HOLOPIS.COM, JAKARTA – Meta terus memperkuat aplikasi pengeditan videonya, Edits, dengan menghadirkan sejumlah fitur baru yang ditujukan untuk para kreator konten. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah rencana peluncuran asisten berbasis kecerdasan buatan (AI) serta aplikasi Edits versi desktop.
Dilansir Holopis.com dari TechCrunch pada Jumat (12/6/2026) informasi tersebut diungkap dalam acara khusus kreator yang digelar Meta di Los Angeles, Amerika Serikat. Sebelumnya, sebagian besar fitur Edits hanya tersedia di perangkat seluler, namun kini perusahaan mulai memperluas pengalaman pengguna ke komputer pribadi.
Tak hanya menghadirkan AI dan aplikasi desktop, Meta juga memperkenalkan tab baru bernama “Beta”. Melalui fitur ini, pengguna bisa mencoba berbagai fitur eksperimental yang masih dalam tahap pengembangan sebelum dirilis secara luas.
Kehadiran tab Beta menunjukkan keseriusan Meta dalam mengembangkan Edits agar mampu bersaing lebih agresif dengan aplikasi pengeditan video populer seperti CapCut milik ByteDance.
Edits sendiri pertama kali diluncurkan pada 2025 dan sejak awal diposisikan sebagai pesaing langsung CapCut yang selama ini menjadi pilihan banyak kreator video pendek.
Salah satu pembaruan yang paling dinantikan adalah asisten AI yang dirancang untuk membantu kreator menemukan ide konten sekaligus memahami performa video mereka.
Nantinya, sistem AI akan memanfaatkan data Instagram milik kreator, seperti jumlah penayangan, tingkat retensi video, hingga performa unggahan sebelumnya. Berdasarkan data tersebut, AI akan memberikan rekomendasi ide video, topik yang berpotensi menarik perhatian audiens, hingga saran penggunaan audio yang sedang tren.
Dengan fitur tersebut, Meta berharap kreator dapat lebih mudah mengembangkan ide tanpa harus berpindah ke aplikasi lain.
Selama ini banyak kreator memanfaatkan layanan AI eksternal untuk mencari inspirasi konten maupun membaca tren yang sedang berkembang. Kehadiran asisten AI langsung di dalam Edits diharapkan membuat proses tersebut menjadi lebih praktis.
Langkah Meta ini juga sejalan dengan persaingan yang semakin ketat dengan platform lain seperti TikTok dan YouTube dalam memperebutkan perhatian para kreator.
Sementara itu, kehadiran Edits versi desktop akan memberikan fleksibilitas lebih besar bagi pengguna yang membutuhkan ruang kerja lebih luas saat melakukan proses editing.
Meta menyebut kreator nantinya bisa berpindah dengan mudah antara perangkat seluler dan desktop tanpa harus mengulang alur kerja dari awal.
Fitur baru lainnya juga menyasar kebutuhan analitik yang lebih mendalam. Kreator kini dapat melihat informasi yang lebih rinci mengenai audiens mereka, termasuk data demografi hingga waktu ketika pengikut mereka paling aktif.
Selain itu, Meta menambahkan kemampuan pencarian topik tertentu di feed Inspirasi. Fitur ini memungkinkan kreator menemukan template maupun konten yang sedang tren berdasarkan tema yang mereka cari.
Kreator juga dapat membuat beberapa versi dari satu video untuk menguji performa masing-masing sebelum dipublikasikan secara luas.
Saat ini, asisten AI masih dalam tahap uji coba terbatas kepada sejumlah kreator yang mengikuti acara Meta tersebut. Sementara itu, aplikasi Edits versi desktop disebut akan segera diluncurkan dalam waktu dekat.
Adapun tab Beta dan sejumlah fitur analitik terbaru sudah mulai tersedia untuk sebagian kreator. Aplikasi Edits sendiri dapat diunduh secara gratis melalui perangkat iOS maupun Android.
Dengan berbagai pembaruan tersebut, Meta tampaknya ingin menjadikan Edits lebih dari sekadar aplikasi editing video biasa, melainkan pusat kerja kreator yang menggabungkan proses produksi, analisis performa, hingga pencarian ide konten dalam satu platform.


