Piala Dunia Terancam Ricuh? Ribuan Pekerja Stadion SoFi di California Sepakat Mogok Kerja

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Persiapan penyelenggaraan Piala Dunia FIFA di Amerika Serikat mulai dibayangi polemik ketenagakerjaan. Ribuan pekerja hospitality di Stadion SoFi, California, memberikan suara mayoritas untuk mengesahkan kemungkinan aksi mogok kerja hanya beberapa hari sebelum pertandingan digelar.

Situasi ini langsung memicu kekhawatiran karena Stadion SoFi menjadi salah satu venue utama untuk ajang sepak bola paling bergengsi di dunia tersebut. Jika perundingan kontrak gagal mencapai kesepakatan, aksi mogok berpotensi mengganggu operasional pertandingan yang akan dihadiri puluhan ribu penonton dari berbagai negara.

Dikutip Holopis.com, Minggu (7/6), para pekerja yang tergabung dalam serikat pekerja Unite Here Local 11 memberikan 96 persen suara setuju untuk otorisasi pemogokan pada Jumat (5/6). Meski belum memastikan aksi mogok benar-benar terjadi, hasil pemungutan suara itu memberi kewenangan kepada pimpinan serikat untuk menyerukan aksi jika negosiasi kontrak menemui jalan buntu.

Sekitar 2.000 pekerja hospitality disebut akan terdampak dalam polemik ini. Mereka terdiri dari bartender, pramusaji, koki, staf katering, hingga pencuci piring yang bertugas selama penyelenggaraan pertandingan di Stadion SoFi.

Perselisihan antara pekerja dan perusahaan pengelola disebut berpusat pada persoalan upah, perlindungan kerja, hingga keamanan pekerja. Serikat pekerja menuntut upah yang dinilai lebih sesuai dengan tingginya biaya hidup di Los Angeles, termasuk tambahan bayaran untuk event berskala besar seperti Piala Dunia.

Selain itu, para pekerja juga menyuarakan kekhawatiran terkait sistem subkontrak dan otomatisasi pekerjaan yang dianggap dapat mengurangi jumlah tenaga kerja serikat di masa mendatang.

- Advertisement -

Isu lain yang ikut memicu ketegangan adalah kekhawatiran terkait penegakan hukum imigrasi selama turnamen berlangsung. Para pekerja menyoroti proses akreditasi FIFA yang disebut mewajibkan pengungkapan data pribadi. Kekhawatiran tersebut semakin meningkat setelah Sheriff Los Angeles County, Robert Luna, mengungkap adanya kemungkinan kehadiran aparat federal untuk membantu pengamanan selama pertandingan berlangsung.

Co-president Unite Here Local 11, Kurt Petersen, bahkan memperingatkan bahwa jika kesepakatan kerja tidak tercapai, para pekerja siap melakukan aksi mogok saat laga Amerika Serikat melawan Paraguay pada 12 Juni mendatang.

Menurutnya, sekitar 70 ribu penonton yang datang ke stadion nantinya bisa saja disambut oleh ratusan demonstran di sekitar area pertandingan.

Sementara itu, Legends Global selaku perusahaan yang mengelola layanan hospitality Stadion SoFi menyatakan tetap berkomitmen mencapai kesepakatan yang adil melalui jalur negosiasi.

Polemik ini menjadi sorotan besar karena Stadion SoFi dijadwalkan menggelar delapan pertandingan Piala Dunia, termasuk laga pembuka tim nasional Amerika Serikat melawan Paraguay. Stadion yang juga menjadi markas tim NFL Los Angeles Rams dan Los Angeles Chargers itu selama ini disebut sebagai pusat persiapan California Selatan untuk turnamen yang digelar di AS, Meksiko, dan Kanada.

Hingga kini, negosiasi kontrak masih terus berlangsung. Namun, semakin dekatnya jadwal pertandingan membuat tekanan terhadap penyelenggara maupun pekerja semakin meningkat. Aksi mogok, meski berlangsung singkat, dikhawatirkan dapat mengganggu layanan hospitality dan kenyamanan para pencinta sepak bola dari seluruh dunia yang akan memadati venue tersebut.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Darin Brenda Iskarina
Darin Brenda Iskarina
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU