HOLOPIS.COM, JAKARTA – Kebiasaan anak menghabiskan waktu dengan gadget semakin menjadi perhatian para ahli kesehatan. Dokter spesialis mata lulusan Universitas Padjadjaran, dr. Tri Wahyu Sp.M, menyarankan anak-anak untuk lebih sering beraktivitas di luar ruangan guna menjaga kesehatan mata dan mendukung tumbuh kembang mereka secara optimal.
Menurut Tri, aktivitas di luar rumah setidaknya selama dua jam setiap hari memberikan banyak manfaat, mulai dari perkembangan sosial hingga kesehatan penglihatan dan pertumbuhan tulang.
“Tujuannya adalah selain mendukung tumbuh kembang si anak, juga akan mempengaruhi aspek seperti sosial, perkembangan fungsi penglihatan anak dan dukungan untuk pertumbuhan tulang,” kata Tri dalam sebuah diskusi di Jakarta, Rabu (3/6/2026).
Ia menjelaskan bahwa anak sebaiknya diajak bergerak aktif di bawah sinar matahari, terutama pada pagi hari. Kebiasaan ini juga sangat dianjurkan bagi anak yang sudah mengalami gangguan mata minus atau miopia.
Menurutnya, semakin banyak waktu yang dihabiskan anak di luar ruangan, semakin kecil risiko pertambahan minus akibat terlalu sering melihat layar gadget dari jarak dekat.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) bahkan merekomendasikan anak usia di bawah lima tahun untuk terbebas dari penggunaan gadget dan lebih banyak melakukan aktivitas fisik.
Tri mengingatkan bahwa paparan layar yang berlebihan dapat memicu berbagai gangguan kesehatan mata, mulai dari miopia, astigmatisme atau mata silinder, mata lelah, sakit kepala, hingga leher kaku yang dikenal sebagai computer vision syndrome.
“Screen time (paparan waktu layar) yang lama ini justru meningkatkan risiko matanya menjadi miopia atau minus karena jarak melihat dekat yang sering dan lama ini menyebabkan adanya rangsangan pada bola mata tumbuh lebih panjang,” jelasnya.
Namun, Tri meluruskan anggapan bahwa penggunaan gadget berlebihan bisa menyebabkan mata malas. Ia menegaskan kondisi tersebut sebenarnya berkaitan dengan gangguan perkembangan fungsi saraf mata dan otak yang berperan dalam proses penglihatan.
Karena itu, membatasi penggunaan gadget dan meningkatkan aktivitas fisik di luar ruangan menjadi langkah sederhana namun penting untuk menjaga kesehatan mata anak sejak dini.


