JAKARTA, HOLOPIS.COM – Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Jansen Sitindaon, melontarkan pujian kepada Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi yang dinilainya memiliki kemampuan komunikasi publik terbaik di lingkungan Istana Presiden Prabowo Subianto saat ini.
Penilaian tersebut disampaikan Jansen melalui akun media sosialnya setelah mencermati sejumlah konferensi pers dan pernyataan publik yang disampaikan Prasetyo Hadi dalam beberapa waktu terakhir.
Menurut Jansen, kemampuan komunikasi politik Prasetyo Hadi terus berkembang dan semakin matang seiring berjalannya pemerintahan Presiden Prabowo.
“Aku amati berbulan-bulan ini, bahkan sejak tahun kemarin, menurutku salah satu orang dekat Pak Prabowo yang terus tumbuh tambah hari tambah bagus, bahkan sekarang menurutku punya komunikasi publik terbaik dari lingkar Istana itu Mensesneg Prasetyo Hadi,” tulis Jansen, Rabu (3/6/2026).
Jansen secara khusus menyinggung penampilan Prasetyo Hadi saat mengumumkan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN), termasuk pencopotan Dadan Hindayana dari jabatan Kepala BGN pada Selasa (2/6/2026) malam.
Menurut dia, cara Prasetyo menyampaikan informasi kepada publik terasa tenang, terukur, dan mudah dipahami masyarakat.
“Lihat pengumuman pencopotan Kepala BGN semalam dan berbagai konferensi pers dia yang lain. Enak dengar Mas Pras ini ngomong,” ujarnya.
Ia menilai pesan-pesan yang disampaikan Prasetyo mampu diterima publik dengan baik tanpa memunculkan kontroversi yang tidak perlu.
“Orangnya tenang, kata-katanya rapi, terukur, dan informasi atau pesan yang dia sampaikan ke publik bisa diterima dengan jelas dan tidak kontroversi,” katanya.
Disebut Mirip Moerdiono
Menariknya, Jansen juga membandingkan gaya komunikasi Prasetyo Hadi dengan almarhum Moerdiono, Menteri Sekretaris Negara era Presiden Soeharto yang dikenal memiliki kemampuan komunikasi politik yang kuat.
Meski demikian, ia menilai Prasetyo memiliki karakteristik tersendiri yang lebih segar dan sesuai dengan perkembangan zaman.
“Walau tidak sama persis, ketenangannya kulihat mirip Pak Moerdiono dulu, tapi ini versi yang lebih cepat sedikit dan lebih muda,” ujarnya.
Selain itu, Jansen mengaku menyukai logat Jawa yang masih kental dalam cara berbicara Prasetyo Hadi karena dianggap memberikan kesan tenang dan nyaman bagi pendengar.
“Dan logat Jawanya yang kental itu juga buat nyaman masuk ke telinga pemirsa,” tambahnya.
Dorong Lebih Sering Tampil ke Publik
Di akhir komentarnya, Jansen bahkan mendorong agar Prasetyo Hadi lebih sering tampil menyampaikan berbagai kebijakan pemerintah kepada masyarakat.
Menurutnya, kehadiran figur yang mampu menjelaskan kebijakan secara tenang dan tidak provokatif dapat membantu menciptakan suasana publik yang lebih kondusif.
“Metu’o semakin sering mas’e. Ben adem suasana’e,” tulis Jansen menggunakan bahasa Jawa yang berarti kurang lebih “sering-seringlah tampil, supaya suasananya lebih teduh.”
Pujian dari politisi Partai Demokrat tersebut muncul di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap komunikasi pemerintah dalam menjelaskan berbagai kebijakan strategis Presiden Prabowo Subianto, mulai dari Program Makan Bergizi Gratis (BGN), restrukturisasi Badan Gizi Nasional, hingga sejumlah agenda prioritas nasional lainnya.
Sebagai Mensesneg, Prasetyo Hadi memang menjadi salah satu pejabat yang paling sering mewakili Presiden dalam menyampaikan keputusan-keputusan penting pemerintah kepada publik, termasuk pengumuman perombakan pimpinan Badan Gizi Nasional yang menjadi perhatian luas dalam beberapa hari terakhir.

