HOLOPIS.COM, JAKARTA – Volume ekspor di sektor pertahanan Israel mencapai rekor 19,2 miliar dolar AS (1 dolar AS = Rp17.863) pada 2025. Angka tersebut meningkat sekitar 30 persen secara tahunan (year on year/yoy).
Data tersebut berdasarkan menurut laporan tahunan yang dirilis oleh Kementerian Pertahanan Israel pada Selasa (2/6).
Kementerian itu menyatakan bahwa angka tersebut menunjukkan tren pertumbuhan yang tajam, dengan nilai ekspor pertahanan Israel meningkat lebih dari dua kali lipat dalam lima tahun terakhir dan empat kali lipat dalam satu dekade terakhir.
Rudal, roket, dan sistem pertahanan udara menyumbang 29 persen dari total nilai ekspor. Sementara itu, ekspor sistem pengawasan dan elektro-optik melonjak tajam menjadi 22 persen.
Pesawat berawak beserta sistem avioniknya, serta sistem radar dan peperangan elektronik, masing-masing menyumbang 11 persen.
Lebih dari separuh kontrak yang ditandatangani pada 2025 bernilai sedikitnya 100 juta dolar AS.
Eropa tetap menjadi pasar terbesar bagi ekspor pertahanan Israel dengan porsi 36 persen, sedangkan pangsa kawasan Asia-Pasifik meningkat dari 23 persen pada 2024 menjadi 32 persen pada 2025. Adapun kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara menyumbang 15 persen dari total ekspor tersebut.


