HOLOPIS.COM, JAKARTA – Perayaan gelar juara Arsenal di London utara pada Minggu (31/5) diwarnai sejumlah insiden. Kepolisian Metropolitan London mengungkap total 24 orang ditahan dan enam kasus penusukan dilaporkan setelah parade kemenangan yang dihadiri ratusan ribu suporter tersebut.
Dalam pengamanan acara, lebih dari 500 personel kepolisian dikerahkan, termasuk tim pencarian khusus yang menggunakan drone untuk memantau situasi di lapangan.
Parade itu digelar untuk merayakan keberhasilan Arsenal menjuarai Premier League untuk pertama kalinya dalam 22 tahun terakhir.
Tak hanya tim putra, tim putri Arsenal juga ikut ambil bagian dalam parade setelah sukses menjuarai FIFA Women’s Champions Cup musim ini.
Meski sebagian besar suporter disebut merayakan kemenangan dengan tertib, pihak kepolisian mengaku tetap harus menangani sejumlah insiden sepanjang acara berlangsung.
Penangkapan yang dilakukan mencakup berbagai kasus seperti dugaan penyerangan terhadap petugas polisi, kekerasan seksual, penganiayaan berat, pelanggaran ketertiban umum, hingga tindak pidana narkotika.
Selain itu, empat mobil van polisi dilaporkan mengalami kerusakan di wilayah Islington dan kini masih dalam proses penyelidikan.
Situasi semakin memanas pada malam hari setelah sebagian besar massa mulai membubarkan diri. Polisi mengatakan enam insiden penusukan terjadi di area sekitar parade.
Sebagian besar korban dilaporkan tidak mengalami luka serius. Namun seorang pria berusia 20-an tahun sempat dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis sebelum akhirnya dinyatakan stabil.
Untuk mencegah tindak kriminal lanjutan, kepolisian memberlakukan aturan Section 60 yang memberi kewenangan tambahan bagi petugas untuk melakukan penyetopan dan penggeledahan di area setempat.
Komandan Stuart Bell yang memimpin operasi pengamanan mengatakan penyelidikan terkait berbagai insiden tersebut masih terus berlangsung.


