JAKARTA, Holopis.com – Jerry Yan bikin heboh di konser F*Forever di Jakarta saat aksi isengnya ke Vic Zhou dan Vaness Wu sukses bikin penonton tertawa dan histeris.
Konser F*Forever 1st World Tour yang digelar di GBK Arena, Jakarta, Kamis malam (28/5/2026), benar-benar berubah jadi ajang nostalgia besar-besaran.
Ribuan penonton dibuat larut dalam euforia ketika trio legendaris Jerry Yan, Vic Zhou, dan Vaness Wu kembali tampil satu panggung setelah penantian panjang sekitar dua dekade.
Bukan cuma soal musik dan penampilan panggung megah, konser ini juga dipenuhi momen interaksi hangat yang bikin fans F4 “kambuh” nostalgia drama ikonik Meteor Garden.
Apalagi ketika Jerry Yan yang dikenal dengan karakter dingin di layar kaca, justru tampil super usil sepanjang konser.
Kehadiran F4 di Jakarta kali ini terasa spesial.
Terakhir kali mereka menyapa penggemar di Indonesia tercatat pada 2003.
Itu sebabnya, begitu nama mereka diumumkan kembali dalam tur dunia F*Forever, antusiasme fans langsung meledak.
Panggung konser dibuat sangat megah dengan konsep 360 derajat.
Area panggung bisa berputar, dipenuhi LED raksasa, serta panggung kecil tambahan yang membuat para personel F4 bisa menyapa penonton dari berbagai sisi arena.
Konsep ini sukses membuat penonton merasa lebih dekat dengan idola mereka.
Di tengah sorakan penonton, kehadiran Ashin Mayday sebagai kolaborator juga menambah warna tersendiri dalam konser tersebut.
Chemistry para musisi ini terasa natural, seolah-olah tidak ada jarak meski masing-masing sudah menjalani karier solo selama bertahun-tahun.
Namun, sorotan terbesar malam itu jatuh pada Jerry Yan.
Sosok yang dulu dikenal sebagai “Dao Ming Si” di Meteor Garden ini justru tampil santai dan penuh canda di atas panggung.
Beberapa kali, Jerry terlihat menggoda Vic Zhou dan Vaness Wu saat membawakan lagu-lagu mereka.
Momen paling ramai terjadi ketika Jerry dengan sengaja mengganggu Vic Zhou di tengah penampilan, membuat penonton langsung berteriak histeris.
Tak berhenti di situ, aksi iseng Jerry juga menyasar Vaness Wu.
Saat membawakan lagu “Live In The Sky” milik Mayday, momen koreografi dengan sapu tangan putih berubah jadi adegan lucu.
Jerry malah memukul sapu tangan Vaness hingga terjatuh, membuat suasana panggung pecah oleh tawa.
Penonton yang awalnya menikmati nuansa nostalgia langsung berubah riuh karena tingkah spontan tersebut.
Interaksi ringan ini justru membuat konser terasa lebih hidup dan hangat.
Kedekatan antar anggota F4 kembali menjadi daya tarik utama.
Meski sudah lama berkarier masing-masing, chemistry mereka di atas panggung tetap terasa kuat.
Dalam salah satu momen emosional, Jerry dan Vaness bahkan sempat berpelukan sambil melingkarkan tangan di pinggang satu sama lain saat membawakan lagu “Jue Bu Neng Qu Ni”.
Momen tersebut langsung disambut sorakan keras dari penonton yang memenuhi arena.
Tak hanya itu, saat membawakan soundtrack ikonik Meteor Garden, “Ni Yao De Ai”, Jerry kembali menunjukkan sisi jahilnya dengan menarik jaket Vaness sehingga sang rekan tidak bisa berjalan dengan leluasa.
Aksi kecil itu justru menjadi momen paling ramai diperbincangkan di media sosial setelah konser berlangsung.
Setlist Penuh Nostalgia
Konser F*Forever Jakarta benar-benar dirancang untuk memanjakan fans lama.
Deretan lagu klasik seperti “Can’t Help Falling In Love”, “Liu Xing Yi”, hingga “Yang Huo De Ji Jie” dibawakan dengan aransemen modern namun tetap mempertahankan nuansa aslinya.
Tak ketinggalan, lagu terbaru mereka “Forever Forever” juga ikut dipentaskan sebagai penutup.
Lagu tersebut menjadi simbol perjalanan panjang F4 yang kembali bersatu setelah sekian lama berpisah jalur karier.
Sorotan visual, tata cahaya, hingga koreografi panggung membuat konser ini terasa seperti perayaan besar, bukan sekadar pertunjukan musik biasa.
Bagi penggemar, konser ini bukan hanya soal melihat idola tampil, tapi juga perjalanan emosional.
Banyak penonton yang tumbuh besar bersama drama Meteor Garden akhirnya bisa melihat langsung para pemerannya tampil kembali dalam satu panggung.
Atmosfer haru bercampur tawa terasa sepanjang acara.
Apalagi ketika interaksi lucu antar anggota F4 terus terjadi tanpa skenario kaku.
Semua terasa natural, seperti reuni teman lama yang akhirnya kembali berkumpul.
Konser F*Forever 1st World Tour di Jakarta sendiri masih akan berlanjut hingga 29–30 Mei 2026.
Artinya, masih ada kesempatan bagi fans lain untuk merasakan langsung euforia reuni F4 yang sudah lama dinanti ini.
Dengan kombinasi nostalgia, humor panggung, dan energi yang tak pudar, konser ini sukses membuktikan satu hal: meski waktu sudah berlalu puluhan tahun, pesona F4 masih belum hilang sedikit pun.

