HOLOPIS.COM, JAKARTA – Menteri Luar Negeri China Wang Yi bertemu dengan Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Sugiono pada Selasa (26/5). Dalam pertemuan tersebut, kedua negara sepakat memperkuat hubungan bilateral melalui peningkatan kerja sama strategis dan koordinasi multilateral.
Pertemuan itu berlangsung di sela-sela forum tingkat tinggi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang membahas penegakan tujuan serta prinsip Piagam PBB dan penguatan sistem internasional yang berpusat pada PBB.
Wang Yi, yang juga merupakan anggota Biro Politik Komite Sentral Partai Komunis China, mengatakan China dan Indonesia memiliki posisi penting sebagai negara berkembang dan emerging economy di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian.
Menurutnya, kedua negara perlu memperkuat kolaborasi demi menjaga stabilitas dunia sekaligus mempertahankan peran dan otoritas PBB.
“China siap bekerja sama dengan Indonesia untuk mengintensifkan pertukaran tingkat tinggi, memperkuat perencanaan bersama untuk kerja sama, memperdalam koordinasi multilateral, dan mendorong pengembangan hubungan bilateral yang lebih besar,” ujar Wang Yi, dikutip Holopis.com, Rabu (27/5).
Sementara itu, Sugiono menegaskan bahwa Indonesia memandang hubungan dengan China sebagai kemitraan penting yang perlu terus diperkuat di berbagai sektor.
Ia mengatakan Indonesia siap meningkatkan pertukaran di semua tingkatan, termasuk memperdalam kerja sama pragmatis di bidang energi, sumber daya mineral, hingga pembangunan maritim.
“Indonesia akan menyediakan lingkungan bisnis yang kondusif bagi perusahaan-perusahaan China serta terus meningkatkan level kemitraan strategis komprehensif kedua negara,” kata Sugiono.
Selain membahas hubungan bilateral, kedua menteri luar negeri juga bertukar pandangan mengenai sejumlah isu internasional dan regional, termasuk perkembangan situasi di Timur Tengah.


