HOLOPIS.COM, JAKARTA – Saat Idul Adha tiba, banyak orang langsung memenuhi kulkas dengan stok daging kurban. Namun tanpa disadari, cara penyimpanan yang kurang tepat justru bisa membuat daging cepat bau, berubah warna, bahkan lebih mudah rusak.
Padahal jika disimpan dengan benar, daging kurban sebenarnya bisa bertahan cukup lama dan tetap segar saat diolah. Berikut beberapa kesalahan yang sering dilakukan saat menyimpan daging kurban di rumah.
1. Langsung Menumpuk Daging dalam Jumlah Besar
Banyak orang memasukkan seluruh daging ke dalam satu wadah besar tanpa dipisah terlebih dahulu. Padahal cara ini membuat suhu dingin tidak menyebar merata ke seluruh bagian daging.
Akibatnya, bagian tengah daging bisa lebih cepat lembap dan memicu bau tidak sedap. Sebaiknya daging dibagi dalam beberapa porsi kecil agar lebih mudah disimpan dan digunakan.
2. Menyimpan Daging Saat Masih Panas
Daging yang baru dipotong sebaiknya tidak langsung dimasukkan ke kulkas dalam kondisi masih panas atau baru terkena sinar matahari.
Suhu hangat dapat memicu uap air di dalam wadah dan membuat daging lebih cepat lembap. Kondisi tersebut bisa mempercepat pertumbuhan bakteri penyebab bau. Karena itu, diamkan terlebih dahulu hingga suhu daging lebih normal sebelum disimpan.
3. Terlalu Sering Membuka Tutup Kulkas
Saat Idul Adha, kulkas biasanya lebih sering dibuka karena banyak makanan disimpan di dalamnya. Namun suhu kulkas yang terus berubah bisa memengaruhi kualitas daging. Daging yang terlalu sering terkena perubahan suhu biasanya lebih cepat berubah warna dan teksturnya tidak lagi segar.
Karena itu, pastikan kulkas tetap dingin stabil dan tidak terlalu penuh agar sirkulasi udara tetap baik.
4. Menyimpan Daging Tanpa Wadah Tertutup
Sebagian orang masih menyimpan daging hanya menggunakan kantong plastik tipis atau wadah terbuka. Padahal daging mentah sangat mudah menyerap bau dari makanan lain di dalam kulkas.
Selain itu, kondisi terbuka juga membuat permukaan daging lebih cepat kering dan memicu kontaminasi silang dengan bahan makanan lain. Gunakan wadah tertutup rapat atau plastik khusus freezer agar kualitas daging lebih terjaga.
5. Membekukan lalu Mencairkan Daging Berulang Kali
Kesalahan lain yang sering terjadi adalah mengeluarkan seluruh stok daging dari freezer lalu memasukkannya kembali setelah sebagian dipakai. Perubahan suhu berulang seperti ini bisa membuat kualitas daging menurun lebih cepat. Tekstur menjadi lebih lembek, aroma berubah, dan risiko bakteri meningkat.
Karena itu, sebaiknya simpan daging dalam porsi kecil agar tidak perlu mencairkan seluruh stok setiap kali ingin memasak.
Selain cara penyimpanan, kebersihan kulkas juga penting diperhatikan selama Idul Adha. Kulkas yang terlalu penuh dan jarang dibersihkan bisa mempercepat munculnya bau tidak sedap pada daging maupun makanan lainnya.


