Pameran Properti dan Material Bangunan Terbesar, Megabuild Siap Digelar Juni 2026

2 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Kebangkitan sektor properti nasional dan percepatan pembangunan infrastruktur strategis menjadi momentum bagi penyelenggaraan pameran terintegrasi Megabuild, Keramika, dan Megaproperty 2026.

Ajang yang disebut sebagai salah satu pameran arsitektur, bahan bangunan, keramik, dan properti terbesar di Indonesia itu dijadwalkan berlangsung pada 4–7 Juni 2026.

Pameran ini hadir dengan konsep terintegrasi yang mempertemukan berbagai kebutuhan industri konstruksi dan hunian dalam satu lokasi.

Tidak hanya menyasar pelaku bisnis seperti pengembang, kontraktor, dan arsitek, acara tersebut juga membuka akses bagi masyarakat umum yang ingin mencari referensi material bangunan, teknologi hunian pintar, hingga peluang investasi properti.

Presiden Direktur Panorama Media, Royanto Handaya mengatakan, penyelenggaraan tahun ini dirancang sebagai katalis pertumbuhan ekonomi sekaligus wadah percepatan inovasi di sektor konstruksi dan properti.

“Dengan menyatukan Megabuild, Keramika dan Megaproperty, kami ingin menghadirkan platform yang mempertemukan inovasi material, teknologi arsitektur, dan investasi properti dalam satu ekosistem,” ujar Royanto dalam konferensi pers di Amanaia Menteng, Jakarta, Senin (25/5).

- Advertisement -

Tren hunian modern yang semakin mengarah pada konsep smart living dan green building menjadi salah satu fokus utama pameran. Saat ini, konsumen tidak lagi hanya mempertimbangkan aspek estetika bangunan, tetapi juga efisiensi energi, teknologi rumah pintar, hingga penggunaan material ramah lingkungan.

Di sisi lain, pelaku industri masih menghadapi tantangan dalam rantai pasok yang terfragmentasi.

Arsitek, desainer interior, hingga kontraktor kerap harus mencari kebutuhan proyek dari berbagai sumber berbeda, mulai dari material bangunan, keramik, hingga teknologi pendukung hunian. Kondisi itu dinilai menyita waktu dan biaya.

Melalui konsep “The Ultimate 3-in-1 Sourcing Hub”, penyelenggara berupaya menghadirkan solusi terpadu. Megabuild akan menampilkan inovasi building materials, teknologi smart home, dan produk finishing bangunan.

Sementara Keramika menghadirkan perkembangan industri ubin keramik, sanitary ware, hingga teknologi manufaktur. Adapun Megaproperty menjadi wadah bagi pengembang residensial dan komersial untuk menawarkan proyek unggulan mereka.

Ketua Umum Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia atau ASAKI, Edy Suyanto menyebut industri keramik nasional terus menunjukkan daya saing yang semakin kuat di pasar global.

Menurutnya, peningkatan kapasitas produksi dan kualitas desain produk lokal membuat industri dalam negeri mampu memenuhi kebutuhan proyek premium sekaligus bersaing di pasar internasional.

Selain dukungan dari industri keramik, pameran ini juga mendapat perhatian dari kalangan profesi arsitek dan desainer interior. Perwakilan Ikatan Arsitek Indonesia dan Himpunan Desainer Interior Indonesia menilai kehadiran pameran terpadu semacam ini penting sebagai pusat referensi material inovatif dan berkelanjutan.

Selama empat hari pelaksanaan, pengunjung juga dapat mengikuti berbagai agenda seperti business matching antara buyer dan supplier, seminar arsitektur dan desain, demonstrasi produk, hingga peluncuran teknologi terbaru dari para eksibitor.

Dengan tingginya kebutuhan hunian, terutama di kalangan milenial dan Gen Z, sektor properti diperkirakan masih menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi nasional dalam beberapa tahun mendatang.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Fisca Dwi Astuti
Fisca Dwi Astuti
Tim Redaksi :
Apresiasi untuk Fisca Dwi Astuti

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya dan artikel berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO, & ShopeePay.

Berita Lainnya

YANG BARU