HOLOPIS.COM, JAKARTA – Makeup yang tiba-tiba pecah, cakey, atau terlihat “retak” sering dianggap disebabkan kulit terlalu berminyak. Padahal dalam banyak kasus, penyebabnya justru karena kulit sedang dehidrasi.
Sobat Holopis mungkin pernah merasa complexion terlihat bagus di awal makeup, tetapi beberapa jam kemudian foundation mulai pecah di area hidung, bawah mata, atau dagu. Kondisi ini ternyata cukup umum terjadi, terutama pada orang yang mengira kulitnya berminyak padahal sebenarnya kekurangan hidrasi.
Kulit dehidrasi berbeda dengan kulit kering. Kulit dehidrasi berarti kulit kekurangan kadar air, sementara kulit kering berkaitan dengan produksi minyak alami yang sedikit. Karena itu, bahkan pemilik kulit berminyak pun tetap bisa mengalami dehidrasi.
1. Makeup Sulit Menempel di Kulit
Saat kulit kekurangan hidrasi, permukaan wajah biasanya menjadi tidak rata dan terasa lebih kasar. Kondisi ini membuat foundation atau cushion sulit menempel dengan sempurna.
Akibatnya, makeup terlihat patchy dan mudah pecah di beberapa area wajah. Semakin lama dipakai, complexion biasanya makin terlihat “bergeser” atau retak.
Banyak orang salah mengira kondisi ini akibat minyak berlebih, padahal kulit sebenarnya sedang mencoba mempertahankan kelembapan.
2. Kulit Terlihat Berminyak Tapi Tetap Ketarik
Salah satu tanda paling umum kulit dehidrasi adalah wajah terlihat berminyak tetapi tetap terasa kaku atau ketarik setelah mencuci muka.
Hal ini terjadi karena kulit berusaha memproduksi lebih banyak minyak untuk menggantikan kadar air yang hilang. Akibatnya, wajah terlihat greasy tetapi tetap terasa tidak nyaman. Jika kondisi ini terus terjadi, makeup biasanya akan lebih mudah luntur dan sulit bertahan lama.
3. Terlalu Sering Pakai Produk “Oil Control”
Banyak orang dengan wajah berminyak menggunakan produk yang terlalu keras untuk mengurangi minyak di wajah.
Padahal, penggunaan skincare dengan kandungan yang terlalu drying justru bisa memperparah dehidrasi kulit. Skin barrier menjadi terganggu dan kulit kehilangan kelembapan alaminya.
Akibatnya, wajah malah memproduksi minyak lebih banyak dan makeup menjadi semakin sulit menyatu.
4. Kurang Minum Air dan Kurang Tidur Juga Berpengaruh
Kondisi kulit tidak hanya dipengaruhi skincare, tetapi juga gaya hidup sehari-hari. Kurang minum air, sering begadang, terlalu banyak konsumsi kafein, atau berada di ruangan ber-AC terlalu lama dapat membuat kulit kehilangan hidrasi lebih cepat.
Saat tubuh kurang istirahat, kulit juga terlihat lebih kusam dan makeup biasanya tidak menempel sebaik biasanya.
5. Hidrasi Kulit Lebih Penting Sebelum Makeup
Salah satu cara terbaik untuk mengurangi makeup crack adalah memastikan kulit terhidrasi dengan baik sebelum memakai makeup. Gunakan pelembap yang sesuai dengan kondisi kulit dan beri waktu skincare menyerap sempurna sebelum mulai makeup.
Produk dengan kandungan hydrating juga bisa membantu complexion terlihat lebih halus dan tahan lama. Selain itu, hindari penggunaan terlalu banyak bedak jika kulit sedang terasa kering atau dehidrasi.
Memahami kondisi kulit sebelum makeup sangat penting agar hasil complexion terlihat lebih natural dan tidak mudah pecah. Dalam banyak kasus, kulit yang terhidrasi dengan baik justru membuat makeup terlihat lebih bagus dibanding sekadar fokus mengurangi minyak di wajah.

