HOLOPIS.COM, JAKARTA — Badan Pengelola Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) bersama Kementerian Ketenagakerjaan sepakat memperkuat sinergi strategis untuk mengawal proses transformasi di seluruh perusahaan pelat merah.
Langkah kolaboratif ini diambil guna memastikan restrukturisasi besar-besaran di tubuh BUMN tetap memegang teguh prinsip perlindungan pekerja tanpa adanya pengurangan hak pegawai sepeser pun.
Kesepakatan penting tersebut dirumuskan dalam pertemuan formal antara Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, dengan Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, di Jakarta pada Kamis (21/05).
Pertemuan tingkat tinggi ini secara khusus membahas penguatan hubungan industrial serta mitigasi risiko ketenagakerjaan di tengah gelombang transformasi BUMN yang sedang berjalan masif.
Kedua lembaga sepakat bahwa efisiensi dan peningkatan kinerja korporasi negara sama sekali tidak boleh mengorbankan kesejahteraan para pekerja di dalamnya.
Koordinasi lintas kelembagaan ini diposisikan sebagai jangkar utama agar arah transformasi BUMN tetap berpihak pada keberlanjutan lapangan kerja dan stabilitas iklim kerja nasional.
“Transformasi BUMN harus tetap mengedepankan perlindungan pegawai dan hubungan industrial yang sehat,” ujar Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, menegaskan komitmennya.
Sebagai salah satu langkah konkret di lapangan, setiap perusahaan BUMN kini didorong untuk segera membentuk Lembaga Kerja Sama (LKS) Bipartit di internal masing-masing.
Wadah komunikasi formal ini sengaja dirancang untuk menjembatani dialog langsung yang konstruktif antara pihak manajemen perusahaan dan serikat pekerja.
Melalui LKS Bipartit tersebut, potensi perselisihan hubungan industrial di lingkungan internal perusahaan diharapkan dapat dideteksi dan diselesaikan sejak dini sebelum meluas.
Selain jalur komunikasi, kedua instansi juga menaruh perhatian besar pada peningkatan kompetensi sumber daya manusia pengelola hubungan industrial melalui sertifikasi profesional.
Melalui kolaborasi erat ini, BP BUMN bersama Danantara menegaskan kembali komitmennya bahwa penguatan kinerja keuangan akan selalu berjalan selaras dengan kepastian perlindungan bagi seluruh insan BUMN.


