Wakasad Sentil Dansat TNI AD: Pelanggaran Prajurit Cermin Kualitas Komandan

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen Mohammad Saleh Mustafa, mengatakan kualitas kepemimpinan komandan satuan (dansat) menjadi faktor penentu keberhasilan pembinaan prajurit dan satuan di lingkungan TNI AD.

Penegasan itu disampaikan saat memberikan pengarahan kepada 102 calon Komandan Batalyon (Danyon) dan Wakil Komandan (Wadan) Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) Tahap IV di Aula Jenderal Besar A.H. Nasution, Markas Besar Angkatan Darat, Rabu (20/5/2026).

Dalam arahannya, Letjen Saleh menyoroti pentingnya figur pemimpin lapangan yang tidak hanya kuat secara militer. Namun, juga mampu memahami kebutuhan masyarakat dan perkembangan wilayah.

Menurutnya, komandan satuan harus memiliki karakter visioner, humanis, dan adaptif terhadap tantangan zaman.

Ia menilai pembentukan Yon TP menjadi bagian penting dari transformasi TNI AD dalam mendukung agenda pembangunan nasional yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto.

Melalui pembentukan satuan tersebut, TNI AD diharapkan tak hanya fokus pada kemampuan tempur profesional. Namun, juga mampu berperan aktif dalam pembangunan daerah, pemberdayaan masyarakat, hingga penanganan potensi kerawanan wilayah.

- Advertisement -

Pun, ia juga mengingatkan bahwa kompleksitas tantangan ke depan menuntut para calon komandan memiliki kemampuan berpikir strategis dan penguasaan teknologi modern. Selain itu, para pimpinan satuan dituntut memiliki kepekaan sosial agar mampu memahami dinamika masyarakat di wilayah tugas masing-masing.

Dalam kesempatan itu, ia memberikan perhatian khusus terhadap pembinaan disiplin prajurit. Menurutnya, kondisi prajurit di lapangan tidak bisa dilepaskan dari kualitas kepemimpinan komandannya.

“Bila terjadi pelanggaran oleh prajurit, hal tersebut mencerminkan kualitas kepemimpinan komandan satuan,” tegas Wakasad.

Pengarahan tersebut juga jadi momentum memperkuat pemahaman para calon Danyon dan Wadanyon terkait pembinaan personel, peningkatan kemampuan satuan, serta pembangunan jiwa korsa prajurit secara positif melalui berbagai program pembinaan internal.

Lebih lanjut, Letjen Saleh meminta para komandan memberi ruang bagi prajurit untuk berkembang dan menghargai setiap kontribusi positif yang diberikan anggota.

“Sekecil apa pun kontribusi positif prajurit harus dihargai karena itu akan membangun semangat dan loyalitas anggota terhadap satuan,” tuturnya.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Dani Yoga
Dani Yoga
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU