Dompet Dhuafa Hadirkan Kurban Unta Pertama, Disembelih di Somalia

2 Shares

JAKARTA – Dompet Dhuafa menghadirkan inovasi baru dalam Program Tebar Hewan Kurban (THK) 1447 Hijriah dengan memperkenalkan kurban unta untuk pertama kalinya.

Program tersebut menjadi pengalaman baru bagi masyarakat yang selama ini lebih familiar dengan kurban sapi, kambing, maupun domba saat Iduladha.

Ketua THK 1447 H Dompet Dhuafa, Ali Bastoni, mengatakan kehadiran kurban unta merupakan upaya menghadirkan variasi baru dalam ibadah kurban sekaligus memperluas manfaat distribusi daging kepada masyarakat.

“Kita ingin menawarkan experience baru di momen kurban, karena biasanya masyarakat mengenal sapi, kerbau, atau kambing,” ujar Ali Bastoni dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Sabtu (16/5/2026).

Meski demikian, pelaksanaan kurban unta tahun ini belum dilakukan di Indonesia. Dompet Dhuafa memilih Somalia sebagai lokasi penyembelihan karena ketersediaan unta yang memenuhi syarat kurban lebih memungkinkan di negara tersebut.

Menurut Ali, sebagian besar unta yang berada di Indonesia saat ini belum memenuhi ketentuan usia minimal hewan kurban.

- Advertisement -

“Unta yang ada di Indonesia rata-rata masih di bawah tiga tahun, sehingga belum memenuhi syarat usia kurban,” jelasnya.

Selain faktor usia, ia mengatakan sebagian besar unta di Indonesia juga masih berstatus untuk kebutuhan breeding, koleksi, hingga display wisata sehingga belum memiliki izin khusus untuk kebutuhan kurban.

Ali menambahkan, salah satu keunggulan utama kurban unta terletak pada kapasitas distribusi daging yang jauh lebih besar dibanding sapi biasa.

Dengan bobot yang dapat mencapai lebih dari 500 kilogram, satu ekor unta diperkirakan mampu menjangkau penerima manfaat hingga dua kali lipat dibanding sapi standar.

Angle-nya lebih ke dua kali lipat penerima manfaat dibanding daging sapi,” katanya.

Jika satu ekor sapi standar rata-rata menjangkau sekitar 50 hingga 60 penerima manfaat, maka satu ekor unta dapat menjangkau lebih dari 100 penerima manfaat.

Dalam pelaksanaannya di Somalia, proses penyembelihan dan distribusi daging kurban akan dilakukan bersama mitra lokal yang bekerja sama dengan Dompet Dhuafa.

Ali juga menjelaskan terdapat perbedaan teknis dalam penyembelihan unta dibanding sapi pada umumnya.

“Kalau unta biasanya langsung disembelih dalam posisi berdiri,” ujarnya.

Karena baru pertama kali dijalankan, Dompet Dhuafa masih terus mempelajari berbagai penyesuaian teknis selama program berlangsung, termasuk terkait ketersediaan stok unta yang masih terbatas.

“Tantangannya soal populasi karena stoknya terbatas,” pungkasnya.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang.Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Muhammad Ibnu Idris
Muhammad Ibnu Idris
Tim Redaksi :
Apresiasi untuk Muhammad Ibnu Idris

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya dan artikel berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO, & ShopeePay.

Berita Lainnya

YANG BARU