HOLOPIS.COM, JAKARTA – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump optimistis hubungan Washington dan Beijing akan memasuki babak yang lebih kuat. Penguatan itu setelah pertemuan Trump dengan Presiden China Xi Jinping di Beijing.
Dalam pernyataannya, Trump menilai komunikasi dengan Xi berlangsung positif dan membuka peluang baru bagi penguatan hubungan dua negara dengan ekonomi terbesar di dunia tersebut.
Trump juga menanggapi komentar Xi Jinping yang dinilai menyebut AS sebagai negara yang sedang mengalami kemunduran. Namun, Trump menegaskan kondisi itu menurutnya terjadi pada era pemerintahan mantan Presiden Joe Biden, bukan di bawah kepemimpinannya saat ini.
“Ketika Presiden Xi dengan sangat elegan menyebut Amerika Serikat mungkin sebagai negara yang sedang mengalami kemunduran, yang dia maksud adalah kerusakan luar biasa yang kita derita selama empat tahun pemerintahan Sleepy Joe Biden dan Pemerintahan Biden, dan dalam hal ini, dia 100% benar,” tulis Trump di platform Truth Social, dikutip dari Anadolu, Jumat, (15/5/2026).
Trump kemudian melontarkan kritik keras terhadap pemerintahan Biden yang disebutnya menjadi penyebab melemahnya ekonomi AS. Selain itu, di era Biden dinilainya mengalami peningkatan persoalan imigrasi, kriminalitas, hingga kebijakan sosial yang selama ini ia tentang.
Di sisi lain, Trump mengklaim pemerintahannya berhasil memulihkan kekuatan ekonomi dan militer AS hanya dalam waktu singkat selama masa jabatannya.
Ia menyebut berbagai indikator ekonomi seperti penguatan pasar saham, pertumbuhan lapangan kerja, peningkatan investasi asing, hingga keberhasilan militer di luar negeri sebagai bukti kebangkitan Amerika Serikat.
“Faktanya, Presiden Xi memberi selamat kepada saya atas begitu banyak keberhasilan luar biasa dalam waktu singkat,” tulis Trump.
Trump juga mengakui bahwa AS sempat berada dalam kondisi menurun beberapa tahun lalu. Namun, kini menurutnya keadaan telah berubah drastis.
“Dua tahun yang lalu, kita sebenarnya adalah sebuah negara yang sedang mengalami kemunduran. Dalam hal ini, saya sepenuhnya setuju dengan Presiden Xi! Namun sekarang, Amerika Serikat adalah negara terpanas di dunia,” ujarnya.
Pernyataan Trump tersebut sekaligus menjadi sinyal bahwa pemerintahannya ingin menjaga momentum hubungan dengan Beijing tetap positif. Meski persaingan geopolitik dan ekonomi antara kedua negara masih menjadi perhatian dunia.
Menurut Trump, hasil pertemuannya dengan Xi Jinping justru memperlihatkan peluang hubungan AS-China menjadi lebih kuat dibanding sebelumnya.
“Semoga hubungan kita dengan Tiongkok menjadi lebih kuat dan lebih baik dari sebelumnya,” ujarnya.


