Pergerakan Tanah di Cilacap, Sejumlah Ruas Jalan Masih Lumpuh

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Fenomena pergerakan tanah di Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah hingga saat ini masih menyisakan kerusakan sejumlah infrastruktur.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, hingga saat ini penanganan masih terus dilakukan.

“Masih ada beberapa akses jalan yang amblas belum dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Kamis (14/5).

Fenomena pergerakan tanah itu berdampak pada 11 KK terdampak dan 4 KK mengungsi. Selain itu, tercatat 3 rumah rusak ringan, 7 rumah rusak sedang dan 1 rumah rusak berat.

Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, sejumlah wilayah masih berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang, antara lain Aceh, Kepulauan Riau, Kalimantan Tengah, Sulawesi Selatan, Jawa Timur, Papua dan Nusa Tenggara Barat.

Abdul mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk tetap meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi basah maupun kering, khususnya banjir, gerakan tanah, cuaca ekstrem hingga kekeringan yang masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.

“Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi resmi dari pemerintah daerah, BPBD dan BMKG, serta segera melakukan langkah antisipasi dan evakuasi apabila terjadi peningkatan ancaman bahaya. Kesiapsiagaan dan respons cepat seluruh unsur menjadi langkah penting dalam meminimalkan risiko dan dampak bencana,” imbaunya.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ronald Steven
Ronald Steven
Tim Redaksi :
Apresiasi untuk Ronald Steven

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya dan artikel berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO, & ShopeePay.

BACA LAINNYA