Jangan Salah Lagi! Ini Bedanya Jumat Agung dan Kenaikan Yesus Kristus

0 Shares

JAKARTA, HOLOPIS.COM – Jangan sampai tertukar! Jumat Agung dan Kenaikan Yesus Kristus punya makna berbeda dalam iman Kristen, ini penjelasan singkat yang wajib dipahami ya!

Masih banyak masyarakat yang keliru membedakan antara Jumat Agung dan Kenaikan Yesus Kristus.

Sekilas memang terlihat seperti bagian dari satu rangkaian perayaan keagamaan yang sama, namun sebenarnya keduanya memiliki makna, latar peristiwa, hingga waktu peringatan yang sangat berbeda dalam tradisi umat Kristiani.

Menariknya, isu ini kembali ramai dibicarakan menjelang peringatan Kenaikan Yesus Kristus yang jatuh pada 29 Mei.

Pemerintah juga telah menetapkan perubahan nomenklatur dari “Isa Almasih” menjadi “Yesus Kristus” dalam penamaan hari besar keagamaan, sehingga pembahasan soal dua momen penting ini ikut kembali mencuat di ruang publik.

Dalam ajaran Kristen, Jumat Agung merupakan hari peringatan wafatnya Yesus Kristus yang disalibkan di Bukit Golgota.

- Advertisement -

Peristiwa ini diyakini sebagai puncak pengorbanan Yesus untuk menebus dosa umat manusia.

Karena makna teologisnya yang sangat dalam, Jumat Agung selalu diperingati dengan suasana hening, penuh refleksi, dan doa.

Umat Kristiani biasanya menjadikan momen ini sebagai waktu untuk merenungkan kasih dan pengorbanan, sekaligus memperkuat iman menjelang Paskah.

Jumat Agung sendiri tidak bisa dilepaskan dari rangkaian Paskah.

Dalam tradisi Kristen, peristiwa ini terjadi sebelum kebangkitan Yesus, sehingga menjadi bagian dari narasi besar perjalanan spiritual yang dimulai dari penderitaan hingga kemenangan atas maut.

Itulah mengapa meskipun disebut “Agung”, momen ini justru identik dengan kesedihan dan pengorbanan yang sangat besar.

Berbeda dengan itu, Kenaikan Yesus Kristus merupakan peristiwa yang terjadi setelah kebangkitan Yesus.

Menurut keyakinan umat Kristiani, Yesus naik ke surga 40 hari setelah bangkit dari kematian, disaksikan oleh para murid-Nya.

Peristiwa ini bukan hanya dianggap sebagai momen perpisahan, tetapi juga sebagai tanda penggenapan janji Tuhan tentang kedatangan Roh Kudus dan harapan akan kehidupan kekal.

Jika Jumat Agung sarat dengan suasana duka dan pengorbanan, maka Kenaikan Yesus Kristus justru dipenuhi nuansa sukacita dan pengharapan.

Umat Kristiani meyakini bahwa kenaikan Yesus ke surga menandai bahwa tugas-Nya di dunia telah selesai dan kini Ia berkuasa di sisi Allah Bapa.

Dari sinilah muncul keyakinan bahwa kehadiran-Nya tetap ada secara rohani melalui Roh Kudus, meskipun tidak lagi secara fisik di bumi.

Perbedaan lain yang cukup sering tertukar adalah waktu peringatannya.

Jumat Agung selalu jatuh pada hari Jumat sebelum Paskah, sementara Kenaikan Yesus Kristus diperingati 40 hari setelah Paskah.

Jarak waktu ini menjadi bagian penting dalam kronologi iman Kristen yang menggambarkan perjalanan dari penyaliban, kebangkitan, hingga kenaikan.

Meski berbeda, keduanya sebenarnya saling terhubung dalam satu rangkaian besar iman Kristiani.

Jumat Agung menggambarkan pengorbanan dan penderitaan, sementara Kenaikan Yesus Kristus menegaskan kemenangan dan pengharapan baru.

Dua momen ini menjadi fondasi penting yang memperkuat keyakinan umat Kristiani tentang kasih, penebusan, dan kehidupan kekal.

Karena itu, memahami perbedaan keduanya bukan hanya soal pengetahuan, tetapi juga soal menghargai makna spiritual di balik setiap peristiwa.

Jadi, mulai sekarang jangan sampai tertukar lagi ya.

Jumat Agung dan Kenaikan Yesus Kristus memang berbeda, tapi sama-sama memiliki tempat yang sangat penting dalam iman Kristiani.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Gesha Yuliani Nattasya
Muhammad Ibnu Idris
Gesha Yuliani Nattasya, Muhammad Ibnu Idris
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU