Berhasil Bobol Sistem Keamanan NASA, Siswa SMA asal Pinrang Lulus Tanpa Tes Kuliah di Unhas

37 Shares

MAKASSAR, HOLOPIS.COMSebagai bentuk penghargaan, Universitas Hasanuddin (Unhas) memberikan golden tiket kepada Rehan, siswa SMA Negeri 8 Pinrang, atas capaian internasionalnya yang memperoleh pengakuan dari NASA (National Aeronautics and Space Administration).

Rehan mencatatkan prestasi membanggakan setelah berhasil mengidentifikasi celah dalam sistem keamanan NASA.

Temuan tersebut menempatkannya dalam Hall of Fame (HoF) sekaligus mendapatkan surat pengakuan resmi atas kontribusinya dalam mendeteksi kerentanan (vulnerability) pada sistem lembaga antariksa Amerika Serikat tersebut.

Penyerahan golden ticket dilakukan langsung oleh Rektor Unhas, Prof. Jamaluddin Jompa, didampingi Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan (Prof. Muhammad Ruslin, di Ruang Rapat Rektor, Lantai 8 Gedung Rektorat, Selasa (5/5/2026).

Melalui skema ini, Rehan memperoleh akses untuk melanjutkan studi pada Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik tanpa melalui jalur tes pada tahun akademik 2026/2027.

Kebijakan ini menjadi bentuk nyata keberpihakan institusi terhadap talenta muda berprestasi yang lahir dari berbagai latar belakang.

- Advertisement -

Prof. Jompa menegaskan, langkah ini bukan hanya bentuk apresiasi sesaat, melainkan bagian dari komitmen jangka panjang kampus dalam memfasilitasi pengembangan minat dan bakat mahasiswa secara berkelanjutan.

“Kami ingin memastikan talenta seperti Rehan mendapatkan ruang untuk tumbuh, belajar, dan berkontribusi dalam pengembangan teknologi,” jelas Prof. Jompa.

Rehan Di Unhas
Rehan saat menunjukkan skill di hadapan petinggi UNHAS Makassar.

Lebih lanjut, Prof Jompa menekankan Unhas akan terus membuka ruang dan peluang strategis bagi mahasiswa berprestasi, termasuk memberikan Rehan akses pada program pengembangan kapasitas seperti double degree di luar negeri serta kolaborasi internasional yang relevan.

“Ini bukan yang terakhir. Unhas akan terus memfasilitasi minat dan bakat generasi muda. Anak-anak Indonesia memiliki mimpi besar, dan kami percaya mereka mampu menjadi pelopor di bidang informatika maupun bidang lainnya, serta mampu bersaing dengan negara lain,” tegasnya.

Menurut Prof. Jompa capaian yang diperoleh Rehan melalui proses belajar otodidak menjadi bukti bahwa potensi besar dapat tumbuh dari siapa saja.

Momentum ini diharapkan menjadi inspirasi luas, sekaligus pengingat bahwa ruang-ruang pembelajaran dapat menjadi etalase lahirnya talenta unggul bangsa.

Sementara itu, Rehan menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan serta komitmennya untuk terus mengembangkan kapasitas diri di bidang teknologi.

“Saya berterima kasih atas kesempatan ini. Semoga ini menjadi langkah awal untuk terus belajar dan berkembang,” jelas Rehan.

Rehan juga memberikan pesan kepada generasi muda agar tidak ragu dalam mengembangkan potensi, meskipun menghadapi keterbatasan.

“Untuk teman-teman, jika memiliki bakat, teruslah dikembangkan. Jangan pesimis hanya karena keterbatasan, termasuk faktor ekonomi,” tambah Rehan.

Melalui langkah ini, Unhas menegaskan perannya dalam membangun ekosistem pendidikan yang inklusif, adaptif, dan berbasis prestasi.

Inisiatif ini diharapkan tidak hanya menjadi bentuk penghargaan individual, tetapi juga menjadi pemicu lahirnya lebih banyak talenta digital Indonesia dalam menyongsong visi Indonesia Emas 2045.

Saat tiba di Unhas, Rehan sempat demonstrasikan kemampuannya membobol sistem IT.

Hanya dalam hitungan detik, dengan kecepatan 10 jari, Rehan berhasil bobol website salah satu prodi di Unhas.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Rio Anthony
Muhammad Ibnu Idris
Rio Anthony, Muhammad Ibnu Idris
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU