RI–Jepang Perkuat Aliansi Militer, TNI Turun Langsung Kawal Kesepakatan Strategis

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Langkah besar di sektor pertahanan kembali diambil Indonesia. Di tengah dinamika keamanan kawasan Indo-Pasifik, pemerintah resmi perkuat kemitraan militer dengan Jepang melalui penandatanganan perjanjian strategis.

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mendampingi Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin saat menerima kunjungan kehormatan Menteri Pertahanan Jepang Koizumi Shinjiro di Kantor Kementerian Pertahanan RI, Jakarta, Senin (4/5/2026).

Kabidpeninter Puspen TNI Kolonel Inf Dedi Akhiruddin menjelaskan oertemuan tingkat tinggi ini bukan sekadar kunjungan diplomatik biasa. Di momen tersebut, Indonesia dan Jepang resmi menandatangani perjanjian kerja sama pertahanan atau Defense Cooperation Agreement (DCA).

Menurut Kolonel Dedi, upaya ini sebagai kerangka kerja sama yang semakin perkokoh hubungan pertahanan kedua negara. Dia menuturkan dengan kesepahaman ini diharapkan bisa mendukung penguatan kerja sama di berbagai bidang.

“Termasuk peningkatan kapasitas, pertukaran personel, pendidikan, serta pengembangan kerja sama yang lebih praktis dan berkelanjutan,” kata Kolonel Dedi, dalam keterangan resmi Puspen TNI dikutip pada Rabu, (6/5/2026).

Pun, dengan kesepakatan itu juga sebagai fondasi baru dalam perkuat hubungan militer kedua negara yang selama ini terus berkembang.

- Advertisement -

Perjanjian DCA dirancang sebagai kerangka kerja sama jangka panjang yang mencakup berbagai bidang strategis.

“Melalui pertemuan ini, Indonesia dan Jepang kembali menegaskan komitmen hubungan pertahanan untuk menjaga hubungan bilateral yang konstruktif serta berkontribusi positif terhadap stabilitas Kawasan,” lanjut Kolonel Dedi.

Dijelaskan dia, hubungan pertahanan yang makin erat itu bisa dengan penjajakan mulai dari peningkatan kapasitas militer, pertukaran personel, pendidikan dan pelatihan. Selain itu, pengembangan kerja sama yang lebih praktis dan berkelanjutan.

Langkah ini dinilai sebagai respons terhadap kebutuhan stabilitas kawasan yang semakin kompleks.

“Kehadiran Panglima TNI dalam pertemuan ini menunjukkan komitmen TNI dalam mendukung kebijakan pertahanan negara serta memperkuat diplomasi militer guna menjaga perdamaian dan stabilitas regional,” tutur Kolonel Dedi.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Dani Yoga
Dani Yoga
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU